Sabtu, 4 April 2026

Siagakan Personel di Gereja dan Titik Rawan, Polsek Batuaji Perketat Pengamanan Jumat Agung

spot_img

Berita Terkait

spot_img

 

 

Polisi patroli di titik rawan. F Yofie Yuhendri/ Batam Pos
Polisi patroli di titik rawan. F. Yofie Yuhendri/ Batam Pos

batampos -Polsek Batuaji memperketat pengamanan pelaksanaan ibadah Jumat Agung, Jumat (3/4). Personel diterjunkan ke sejumlah gereja dan lokasi rawan guna memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat selama rangkaian perayaan Jumat Agung.

“Pengamanan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Jumat Agung berlangsung aman, tertib dan khidmat. Personel kami tempatkan di sejumlah gereja yang melaksanakan ibadah,” ujarnya.

Menurut Bayu, ada sejumlah gereja yang menjadi prioritas pengamanan karena dipadati jemaat dari berbagai wilayah di Batuaji. Di lokasi tersebut, jumlah personel ditambah untuk mengantisipasi kepadatan, baik di dalam maupun di sekitar gereja.

“Kami memprioritaskan pengamanan di gereja-gereja yang jumlah jemaatnya cukup besar. Personel disiagakan di pintu masuk, area parkir, hingga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Selain penjagaan di gereja, Polsek Batuaji juga mengerahkan personel patroli ke sejumlah titik yang dianggap rawan. Patroli dilakukan secara berkala di ruas jalan, kawasan permukiman, hingga lokasi yang minim aktivitas selama ibadah berlangsung.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, seperti pencurian kendaraan bermotor, aksi kriminalitas, maupun gangguan lain yang dapat mengusik kenyamanan masyarakat.

“Patroli kami lakukan selama ibadah berlangsung. Selain di sekitar gereja, personel juga bergerak ke titik-titik rawan untuk mencegah tindak kejahatan dan memastikan situasi tetap kondusif,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebelum pelaksanaan ibadah dimulai, petugas juga melakukan sterilisasi di sejumlah gereja. Pemeriksaan dilakukan di area dalam dan luar gereja, termasuk lingkungan parkir, untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan.

“Sterilisasi dilakukan sebelum jemaat datang. Kami ingin memastikan seluruh lokasi ibadah benar-benar aman,” katanya.

Hingga ibadah selesai, situasi di seluruh gereja di wilayah Batuaji dilaporkan berlangsung aman dan lancar. Arus lalu lintas di sekitar gereja juga tetap terkendali meski sempat terjadi peningkatan volume kendaraan jemaat.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar memastikan rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Pastikan pintu dan jendela terkunci, serta gunakan kunci tambahan pada kendaraan,” tutupnya.(*)

UPDATE