Selasa, 20 Januari 2026

Simpang Puteri Hijau Dilebarkan, Warga Berharap Simpang Polsek Batuaji Segera Menyusul

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pelebaran jalan di simpang Puteri hijau memasuki tahap finishing. F.Eusebius Sara

batampos – Pemerintah Kota Batam terus melanjutkan penataan akses jalan utama di wilayah Batuaji. Salah satu fokus utama saat ini adalah penyelesaian proyek pelebaran jalan di simpang Puteri Hijau. Proyek ini kini telah memasuki tahap akhir dan diapresiasi masyarakat sekitar.

Simpang Puteri Hijau yang semula hanya memiliki dua lajur kini sudah dibuka menjadi lima lajur. Bahkan, seperti halnya simpang lain di Batamcenter dan Nagoya, simpang ini kini dilengkapi jalur lambat yang memungkinkan kendaraan berbelok tanpa mengganggu arus utama lalu lintas.

Keberhasilan proyek ini melanjutkan tren positif penataan jalan utama di Batuaji. Sebelumnya, Pemko Batam juga telah menuntaskan pelebaran jalan di Simpang Barelang dan Basecamp menjadi lima lajur lengkap dengan bundaran di tengah persimpangan. Begitu pula dengan simpang tiga menuju Seibinti di depan Pasar Fanindo yang kini lebih lapang dan nyaman dilalui.

Baca Juga: Polisi Dalami Keributan di Sagulung Baru, Kedua Pihak Saling Lapor

Namun, masih tersisa satu titik krusial yang menjadi perhatian masyarakat, yakni simpang Polsek Batuaji, yang merupakan akses menuju kawasan galangan kapal Tanjunguncang. Persimpangan ini masih sempit dan kerap menimbulkan kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk ketika arus kendaraan pekerja dan truk operasional meningkat.

“Kami berharap simpang Polsek Batuaji juga segera dilebarkan seperti yang lain. Kalau bisa dibuat lima lajur juga, dan dilengkapi jalur lambat supaya kendaraan yang belok tidak bikin antrian panjang,” ujar Riko, warga Batuaji.

Hendrik, pengguna jalan lainnya, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemko Batam terhadap kebutuhan lalu lintas warga. Menurutnya, pelebaran jalan harus dibarengi dengan penyediaan fasilitas umum yang memadai agar manfaatnya optimal.

“Proyek ini sangat bagus, tapi jangan lupa fasilitas pendukungnya juga diperhatikan. Seperti halte bus, pelebaran jembatan penyeberangan orang (JPO), marka jalan yang hilang akibat proyek, dan rambu lalu lintas yang jelas,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, menyatakan bahwa proyek peningkatan jalan masih terus berjalan di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan.

Baca Juga: Lanud Hang Nadim dan Kemenko Polkam Gandeng Media Jaga Stabilitas Informasi di Kepri

“Beberapa simpang sudah masuk dalam pengerjaan tahun ini. Lokasi lainnya, akan diusulkan pada anggaran berikutnya, tentunya menyesuaikan dengan alokasi anggaran yang tersedia,” katanya.

Ia juga menambahkan, Pemko Batam berkomitmen menyelesaikan penataan jalan secara bertahap agar semua titik kemacetan di kota ini bisa tertangani. Pemerintah akan terus memantau titik-titik padat lalu lintas untuk diprioritaskan dalam program peningkatan jalan.

Dengan pelebaran semua simpang utama di Batuaji, diharapkan ke depan tak ada lagi kemacetan parah yang mengganggu aktivitas warga dan pekerja industri di kawasan tersebut. Upaya ini menjadi bentuk nyata komitmen Pemko dalam menata infrastruktur jalan yang semakin modern, lancar, dan ramah pengguna. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

 

Update