
batampos – Di tengah meningkatnya laju deforestasi di Sumatra yang tercatat sebagai salah satu yang tertinggi di Indonesia, DPW LDII Provinsi Kepri menghadirkan inisiatif berbeda. Bersama Sekolah Budi Luhur Boarding School, organisasi ini menggelar penanaman pohon sebagai upaya mendorong gerakan penghijauan berbasis pendidikan dan generasi muda.
Kegiatan yang berlangsung di Batam ini disebut sebagai bagian dari komitmen nasional LDII dalam konservasi lingkungan. Ketua DPW LDII Kepri, Rulifa Syahrul, menyampaikan, bahwa LDII secara konsisten menjalankan aksi nyata untuk menjaga kelestarian alam.
“Secara nasional, LDII telah menanam lebih dari 4 juta pohon. Ini bukan seremoni, tetapi gerakan berkelanjutan untuk masa depan bumi,” katanya, Kamis (11/12).
Sinergi bersama Budi Luhur Boarding School dinilai menjadi langkah strategis untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini. LDII Kepri menilai peran lembaga pendidikan sangat penting dalam mencetak generasi yang memahami krisis ekologi dan mampu mengambil tindakan konkret.
Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Suhar, menyebut, langkah LDII Kepri dan Budi Luhur Boarding School menjadi contoh positif di tengah meningkatnya penggundulan hutan nasional, khususnya di Sumatra.
BACA JUGA: Dibuka Ansar, Muswil V LDII Kepri Mantapkan Delapan Program Prioritas Organisasi
“Ketika daerah lain menghadapi tantangan deforestasi, LDII Kepri justru menghadirkan gebrakan positif melalui aksi nyata penanaman pohon. Dan kami bangga karena Budi Luhur Boarding School menjadi sekolah pertama yang turut ambil bagian dalam gerakan ini,” katanya.
Bagi Suhar, inisiatif seperti ini perlu diperluas karena tidak hanya berdampak pada kualitas lingkungan, tetapi juga mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat, terutama generasi muda, untuk turut menjaga bumi. Ia berharap, lebih banyak sekolah dan organisasi kemasyarakatan terlibat dalam gerakan serupa.
Kehadiran berbagai instansi dalam kegiatan ini semakin memperkuat dukungan terhadap gerakan hijau tersebut. Di antaranya Kepala DLH Kepri yang diwakilkan Kesuma Wijaya, perwakilan DLH Kota Batam, Kapolsek Sekupang Kompol Ipaltua Sirait, perwakilan Dwi Ajeng, serta Camat Sekupang beserta perangkat kelurahan.
LDII Kepri berharap gerakan ini menjadi pemantik bagi kegiatan penghijauan lainnya di berbagai wilayah Kepri. Dengan keterlibatan lebih banyak pemangku kepentingan, upaya konservasi diyakini dapat memberikan dampak yang lebih luas, bukan hanya untuk komunitas sekarang, tetapi juga bagi generasi mendatang. (*)



