Rabu, 4 Februari 2026

Singapura Sepakat Bahas Tarif Kontainer

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Reach stacker mengangkut peti kemas di Pelabuhan Batuampar, Kamis (23/9) lalu. Capaian Batam Logistic Ecosystem (BLE) antara lain berimbas terhadap terciptanya penyederhanaan proses bisnis antarlayanan pemerintah. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Keluhan pengusaha di Batam soal tingginya biaya logistik Batam-Singapura mulai ada titik terang. Singapura siap membahas masalah ini secara khusus bersama EDB Economic Development Board dan MPA Marine Port Authority.

Kepastian masalah ini akan dibahas setelah Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, bertemu dengan Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Kedua Perdagangan dan Industri Singapura, Dr Tan See Long, Jumat (1/4) lalu, di Singapura.

”Iya, kami sepakat akan membahas secara khusus masalah ini dengan EDB Economic Development Board dan MPA Marine Port Authority pada lawatan mendatang,” ujar Rudi kepada Batam Pos, Minggu (3/4/2022).

Rudi menjelaskan, keputusannya menemui Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Kedua Perdagangan dan Industri Singapura, Dr Tan See Long, salah satunya menindaklanjuti arahan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Sebelumnya, Airlangga meminta BP Batam menurunkan tarif kepelabuhanan dan digitalisasi untuk menjaga kepentingan umum, meningkatkan efisiensi, dan efektivitas kegiatan usaha.

Rudi mengungkapkan, sejatinya biaya logistik di Batam sudah ia tekan semurah mungkin, sehingga mampu mendukung kompetensi Batam.

“Selama ini harga yang digunakan sebagai perbandingan ke/dari Singapura yakni harga dari port to port (pelabuhan ke pelabuhan), sedangkan di Batam berlaku harga door to door (pabrik ke pabrik). Sehingga persepsi ini harus diluruskan agar perbandingan menjadi seimbang,” ujar Rudi.

Rudi menyebutkan, jika breakdown harga logistik serta perbandingan biaya logistik di Batam secara terperinci, maka secara keseluruhan biaya logistik di Batam lebih murah untuk dalam negeri maupun luar negeri.

Ia mencontohkan, komponen biaya logistik secara komprehensif dari Batam ke Singapura, untuk kontainer ukuran 20 feet dikenakan biaya sekitar Rp 5 juta. Sedangkan ukuran 40 feet dikenakan biaya sekitar Rp 6 jutaan.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Badan Pengusahaan (BP) Batam, Ariastuty Sirait, sebelumnya juga menegaskan bahwa tarif kontainer di Batam sudah termurah.

”Tarif dari BP Batam sudah termurah. Namun dari pihak ketiga yang harus diaturkan harganya,” katanya.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Update