Senin, 16 Maret 2026

Sirajudin Nur: PR Berat Politisi di Kepri Adalah Soal Kepercayaan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Anggota DPRD Provinsi Kepri, Sirajudin Nur dan Ririn Warsiti, melakukan kunjungan ke kantor Batam Pos di Gedung Graha Pena Lantai 3, Rabu (25/5/2022). Foto: Messa Haris/Batam Pos

batampos – Anggota DPRD Provinsi Kepri, Sirajudin Nur dan Ririn Warsiti, melakukan kunjungan ke kantor Batam Pos di Gedung Graha Pena Batam Lantai 3, Rabu (25/5/2022).
Sirajudiin dan Ririn didampingi Eko Satya Husada, seorang praktisi media.

Kedatangan dua anggota Komisi IV itu disambut oleh Direktur Batam Pos, Anthon Joy Nahampun dan Pemimpin Redaksi Batam Pos, Muhammad Iqbal.

Pada kesempatan tersebut, Sirajudin Nur menyampaikan, ada satu catatan penting yang harus diperhatikan oleh para polisiti di Provinsi Kepri.

“Saya agak membeirkan catatan bagi kawan-kawan politisi di Kepri, satu hal yang jadi PR berat politisi di Kepri ini adalah soal kepercayaan,” ujarnya.

Politisi PKB itu menjelaskan, apabila dilakukan survei, tingkat kepercayaan masyarakat kepada politisi di Provinsi Kepri masih rendah.

Anggota DPRD Provinsi Kepri, Ririn Warsiti (tiga dari kiri), Sirajudin Nur (empat dari kiri) berfoto bersama Pimpinan Redaksi Batam Pos, Muhammad Iqbal (tiga dari kanan) dan manajemen Batam Pos dengan Direktur Batam Pos, Anthon Joy Nahampun. Foto: Messa Haris/Batam Pos

Ia melanjutkan, orang yang paling dicurangi di muka bumi ini adalah politisi.

Menurutnya, hidup sebagai politisi jika tidak dibantu dengan pencitraan yang benar akan berdampak kurang baik. Tidak hanya bagi sang politisi tapi juga lembaganya.

“Karena saya tidak melihat ada gebrakan dari teman-teman saya ini untuk berusaha membangun trust (kepercayaan,red) ini,” paparnya.

Anggota Komisi IV itu mengatakan, kepercayaan bisa dibangun dengan berbagai pihak.

“Khususnya dengan media. Inilah upaya dan langkah yang kita lakukan supaya harapan-harapan saya dan Bu Ririn khususnya bisa terkomunikasikan dengan baik,” katanya.

Karena, lanjutnya politisi ini sebenarnya harus melakukan pencitraan. Pencitraan, kata dia, merupakan bagian dari kerja politik.

“Pencitraan ini ikut membantu membangun kepercayaan terhadap DPRD maupun orangnya (politisi,red),” paparnya.

Sementara itu, Ririn Warsiti, menjelaskan, dirinya adalah salah satu politisi yang sangat jarang disorot oleh media.

“Saya ini mungkin salah satu politisi yang agak baper dan saya tidak se-PD (percaya diri) seperti Pak Siraj, tapi ya inilah saya,” tuturnya.

Ia mengatakan, selama ini dirinya lebih banyak berjuang di kawasan hinterland Provinsi Kepri.

“Cuma selama ini memang tidak pernah terpublish karena kepaberan saya,” tuturnya.

Direktur Batam Pos, Anthon Joy Nahampun, menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan dua politisi tersebut.

Anthon mengatakan, Batam Pos sangat terbuka untuk menjadi mitra kerja bagi DPRD Provinsi Kepri.(*)

Reporter: Messa Haris

SALAM RAMADAN