
batampos – SMK Muhammadiyah Kabil menggelar fashion show perdana yang menampilkan hasil karya siswa, Sabtu (24/2) malam. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa lulusan SMK siap bersaing dengan keterampilan yang mereka miliki. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepri di Batam, Fajar Fauzi, menyatakan bahwa SMK memang dipersiapkan untuk mencetak lulusan yang siap bekerja atau berwirausaha.
“Kegiatan ini sangat baik, karena membuktikan bahwa anak -anak kita memiliki minat dan bakat yang bisa ditampilkan. SMK lebih menekankan pada penguatan keterampilan, berbeda dengan SMA yang lebih akademis. Dengan adanya fashion show ini, SMK Muhammadiyah Kabil telah menunjukkan kesiapan mereka dalam mencetak lulusan yang kompeten,” ujar Fajar Fauzi.
Fajar juga menambahkan bahwa Dinas Pendidikan Kepri selalu mendukung kegiatan yang ada di SMK, termasuk pembinaan dari SMK Negeri kepada SMK Swasta. Pihaknya juga terus mendorong agar siswa SMK dapat menjalani program magang di perusahaan sesuai dengan jurusannya.
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kabil, Masrizal, turut mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap acara seperti ini bisa terus berlanjut guna meningkatkan kreativitas siswa.
Sementara itu, Kepala Satuan Pendidikan SMK Muhammadiyah Kabil, Anis Rahmawati, menjelaskan bahwa SMK Muhammadiyah Kabil baru berusia 3,5 tahun dan telah berhasil meraih akreditasi A pada penilaian pertama.
“SMK Muhammadiyah Kabil memiliki tiga jurusan, yaitu Tata Busana, Usaha Layanan Pariwisata, dan Tata Boga. Kami berkomitmen untuk mencetak lulusan yang siap bekerja dan berani berwirausaha. Fashion show ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari pembelajaran berbasis proyek,” ungkap Anis Rahmawati.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 13 siswa jurusan Tata Busana dari kelas 10, 11, dan 12 menampilkan hasil karya mereka. Total ada 46 busana yang seluruhnya dirancang dan dijahit sendiri oleh siswa. Persiapan acara ini memakan waktu sekitar satu bulan, sejak akhir Desember 2024.
“Kami sudah menjalin kerja sama dengan beberapa butik untuk program praktik kerja lapangan (PKL) siswa. Dengan pengalaman ini, mereka semakin siap memasuki dunia industri,” tambahnya.
Lebih lanjut, Anis Rahmawati mengungkapkan bahwa SMK Muhammadiyah Kabil berencana membuka butik sendiri pada bulan Juni 2025. Butik ini akan menjadi bagian dari Teaching Factory (TEFA) Tata Busana dan telah didaftarkan ke Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
Selain itu, pihak sekolah juga telah mulai memproduksi seragam untuk siswa SD, SMP, dan SMK di lingkungan sekolah dengan kapasitas produksi sekitar 1.200 set seragam per tahun.
“Kami berusaha agar setiap enam bulan sekali siswa bisa menampilkan hasil karya mereka dalam kegiatan seperti ini. Selain itu, untuk kuliner, kami juga menerima pesanan setiap bulan,” jelasnya.
Dengan adanya kegiatan ini, SMK Muhammadiyah Kabil semakin menunjukkan eksistensinya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan yang mandiri. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



