
batampos – Pemblokiran akses jalan di Genta I Batuaji masih berlangsung. Hingga saat ini pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan tersebut belum mendapatkan solusi.
Camat Batuaji, Addi Harnus mengatakan dalam pertemuan Dinas terkait dengan warga, akan dilakukan rekayasa jalan. Hal ini untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan keselamatan para pengendara dan warga sekitar.
“Solusinya akan ada rekayasa jalan. Tapi yang berhak mejelaskan dari dinas terkait,” ujarnya.
Addi menjelaskan warga tetap meminta akses jalan tersebut dibuka. Sehingga jual beli pelaku UMKM menjadi normal kembali.
Baca Juga: Kantongi Hasil Labfor, Polisi Jadwalkan Gelar Perkara Ledakan Maut di PT ASL
“Warga tetap minta jalan itu dibuka. Karena jalan itu yang ramai dilalui,” katanya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra mengatakan pemblokiran jalan tersebut tidak akan dibuka. Kebijakan ini diambil untuk keselamatan pengendara dan masyarakat setempat.
“Itu jalan dibuat-buat saja, jalan utamanya ke kawasan itukan sudah ada. Jadi karena masalah keselamatan, jalan itu tidak bisa dibuka,” ujarnya.
Leo menjelaskan akses jalan yang ditutup tersebut berdekatan dengan traffick light atau pertigaan lampu merah Putri Hijau. Dari traffick light, pengendara motor kerap menerobos atau melawan arus ke kawasan Genta I.
Baca Juga: Soeryo Respationo Kembali Nakhodai DPD PDI Perjuangan Kepri Periode 2025-2030
“Kalau jalan dibuka dan ada korban atau warga sekitar ditabrak nanti, siapa yang bertanggung jawab,” katanya.
Menurut Leo, para pedagang tidak perlu lagi mempermasalahkan pemblokiran jalan tersebut. Sebab, ke depannya akan ada solusi bagi seluruh UMKM.
“Dari pertemuan pertama dengan warga dan UMKM sudah jelas, akan ada solusi untuk UMKM. Bukan jalan yang dibuka,” tutupnya. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



