
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyiapkan operasi pasar murah di sejumlah wilayah sebagai langkah mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah agar masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau selama Ramadan hingga menjelang hari raya.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Nasional yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Baca Juga: Perusahaan Asing Taiwan Resmikan Dormitory Karyawan di Orchard Park Batam
Rapat tersebut juga dirangkaikan dengan pertemuan lintas sektoral bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Balairung Wan Seri Beni, Kompleks Perkantoran Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Senin (9/3/2026).
“Berbagai arahan dalam rapat koordinasi ini akan segera kami tindak lanjuti di daerah. Koordinasi dengan Forkopimda serta seluruh pihak terkait akan terus diperkuat agar langkah pengendalian inflasi berjalan optimal,” ujar Amsakar.
Menurutnya, operasi pasar murah akan diintensifkan guna menjaga keterjangkauan harga bahan pokok menjelang hari raya.
Sementara itu, Tito Karnavian menyampaikan inflasi nasional hingga Februari 2026 tercatat sebesar 4,76 persen. Adapun inflasi di Provinsi Kepulauan Riau berada pada angka 3,45 persen, yang menjadikannya salah satu provinsi dengan tingkat inflasi terendah secara nasional.
Ia menekankan pentingnya langkah konkret pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diiringi peningkatan permintaan masyarakat.
Baca Juga: Lahan Kosong Dekat Terowongan Pelita Terbakar, Damkar: Diduga Sengaja Dibakar
“Inflasi harus kita kendalikan bersama. Daerah perlu melakukan langkah konkret seperti operasi pasar, inspeksi pasar, serta memperkuat kerja sama antardaerah agar harga kebutuhan pokok tetap stabil,” ujarnya.
Tito juga meminta kepala daerah memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari Forkopimda, distributor, asosiasi pengusaha hingga pengelola pasar guna memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia.
“Jika terjadi kenaikan harga, pemerintah daerah dapat melakukan intervensi melalui gerakan pasar murah,” tambahnya.
Selain pengendalian inflasi, Amsakar juga memastikan kesiapan Pemko Batam dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idulfitri.
“Kami juga memperkuat koordinasi lintas sektor agar pengamanan berjalan optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, tertib, dan nyaman,” kata Amsakar.
Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, sekitar 143,91 juta orang atau 50,60 persen penduduk Indonesia diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik pada Idulfitri tahun ini. (*/adv)



