Rabu, 14 Januari 2026

Standar Infrastruktur IKN Jadi Rujukan Baru Pengembangan Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Penampakan lanskap Kawasan inti Pusat pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Nusantara. (Sahrul Yunizar/Jawapos.com)

batampos – BP Batam memperkuat langkah modernisasi infrastrukturnya melalui kolaborasi strategis dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Melalui FGD bertema “Perencanaan Infrastruktur yang Modern, Handal, dan Berkelanjutan” yang berlangsung 4-6 Desember di Kantor Kemenko 3 IKN, rombongan BP Batam mempelajari langsung konsep pembangunan kota masa depan yang saat ini diterapkan di IKN.

FGD dibuka oleh Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, dan dihadiri Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, bersama Sekretaris OIKN, Bimo Adi Nursanthyasto.

Mouris menilai, IKN sebagai model kota modern yang relevan untuk dijadikan rujukan. Setibanya di IKN, ia menyebut langsung melihat standar pembangunan yang terencana dan futuristik.

“Saat tiba di IKN dan melihat infrastrukturnya, saya semakin percaya bahwa tujuan kami mempelajari perencanaan serta pengembangan infrastruktur yang modern, handal, dan berkelanjutan di sini sudah sangat tepat,” katanya.

Baca Juga: Program LLTT Jadi Andalan Batam Wujudkan Kota dengan Sanitasi Aman

IKN sendiri dikembangkan dengan delapan prinsip utama, mulai dari desain berbasis kondisi alam, rendah emisi, hingga teknologi efisiensi dan keterhubungan antarmoda. Prinsip-prinsip inilah yang menurut Mouris dapat menjadi inspirasi konkret dalam perencanaan Batam ke depan, terutama dalam menghadapi beban pertumbuhan penduduk, ekspansi industri, dan kebutuhan infrastruktur kota yang semakin kompleks.

“Dalam membangun dan mengembangkan infrastruktur, kita harus merencanakan sebaik mungkin. Infrastruktur yang kita siapkan tidak hanya untuk menyelesaikan persoalan saat ini, tetapi harus mampu menjawab tantangan masa depan,” katanya.

Dia menyebut, beberapa praktik pembangunan IKN berpotensi diadopsi untuk Batam, seperti manajemen utilitas terpadu, pengembangan kawasan rendah emisi, dan penguatan sistem air bersih maupun limbah. Seluruhnya dinilai sejalan dengan arah pengembangan Batam sebagai kawasan ekonomi modern dan terintegrasi.

Selama berada di IKN, rombongan BP Batam juga melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah infrastruktur penting seperti Istana IKN, Rusun OIKN, Multi-Utility Tunnel, jembatan dan dermaga logistik, Bandara IKN, serta fasilitas pengolahan air bersih, limbah, dan energi.

Baca Juga: Penggemar Martabak Manis Wajib Tahu! Ini 5 Tempat Martabak Enak di Batam

Ia meyakini, bahwa kolaborasi yang dibangun melalui forum diskusi hingga kunjungan teknis seperti ini dapat memperkaya gagasan BP Batam dalam menyiapkan fondasi pembangunan kota yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

“Terima kasih atas penerimaan yang baik dari OIKN atas kunjungan studi ini. Kami yakin kolaborasi yang baik antara BP Batam dan OIKN dapat terus membawa kemajuan dari sisi infrastruktur bagi kedua wilayah,” ujar Mouris.

Sekretaris OIKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap materi diskusi selama dua hari dapat memberi tambahan wawasan bagi BP Batam. “Harapannya pertemuan ini dapat menjadi ruang diskusi yang baik serta memberikan referensi bagi BP Batam dalam memajukan Batam,” lanjutnya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Update