Selasa, 17 Maret 2026

Stok Sapi Menipis, Kambing Kosong

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Sapi dan kambing yang masuk ke Kota Batam wajib menjalani karantina selama 14 hari untuk Penyakit Mulut dan Kuku. Stok hewan kurban di Kota Batam khususnya sapi kian menipis, bahkan kambing hingga saat ini masih kosong. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Stok hewan kurban di Kota Batam khususnya sapi kian menipis, bahkan kambing hingga saat ini masih kosong.

Salah seorang warga Batuaji, Zulianti, mengatakan, dirinya tak mendapati ketersediaan kambing di penjual hewan kurban di area Masjid Raya. Padahal hari itu ia sudah berkeliling ke beberapa penjual hewan kurban di Kota Batam.

“Saya nyari kambing. Sudah berkeliling dari Batuaji, sampai Batamcenter, tapi tetap tak ketemu,” ujarnya.

Wanita berusia 45 tahun ini, menjelaskan, untuk mendapatkan hewan kurban jenis kambing harus memboking terlebih dahulu. Namun tak bisa dipastikan kapan datangnya kambing.

“Jadi harus booking dulu, untuk waktu pastinya penjual tak bisa juga memastikan. Saya pilih kambing, karena dananya cuma segitu, abang saya sudah kemarin ambil lembu,” jelasnya.

Sementara, Vera Ayu, salah satu pengelola hewan kurban di Area Masjid Raya membenarkan stok kambing sedang kosong. Namun menurutnya, awal bulan Juli mendatang, stok kambing akan mulai datang.

“Sejak awal kambing kosong, jadi kalau memang mau harus booking dahulu. Insyallah awal bulan ini sudah datang,” ujar Vera.

Akibat stok kambing kosong, banyak masyarakat yang batal membeli. Padahal tahun lalu, pihaknya bisa menyediakan lebih dari 1000 kambing untuk kebutuhan hewan kurban dj Batam.

“Saat ini yang booking baru 40 ekor. Namun kami pesan dari daerah asal sekitar 500 kambing. Jadi stok nanti cukup banyak,” jelas Vera.

Sedangkan untuk sapi, menurut Vera hampir sama dengan kambing. Pihaknya juga belum mendapat stok sapi dari daerah luar.

Padahal permintaan untuk sapi cukup tinggi, dan banyak yang batal karena stok tak banyak.

“Yang saat ini ada, itu hasil pembesaran di Batam sejak tahun lalu. Sudah hampir semuanya sold out, paling sisa 5 ekor,” sebutnya.

Dijelaskannya, untuk ukuran sapi paling besar di tempatnya memiliki berat lebih dari 600 kilogram, dan paling kecil 50 kilogram, dengan rate harga Rp 20 juta hingga Rp 50 juta. Sedangkan untuk harga kambing dimulai dari harga Rp 3 juta.

“Untuk sapi rata-rata sudah ada pemilik nya, habis sekitar 160 ekor. Untuk kondisi sapi, kami pastinya juga sehat dan bebas dari penyakit,” pungkasnya.(*)

Reporter: Yashinta

SALAM RAMADAN