Minggu, 11 Januari 2026

Suhu Batam Terasa Panas Meski Cuaca Mendung, Ini Penjelasan BMKG

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Beberapa hari ini kota Batam mengalami cuaca panas. Terpancar terik matahari yang terjadi di kawasan Batamcenter, Jumat (30/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Suhu udara di Kota Batam beberapa hari terakhir terasa panas meski langit tampak mendung sekalipun. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan warga, mengapa suhu terasa terik padahal hujan belum turun secara merata.

Menanggapi hal itu, Forecaster BMKG Hang Nadim Batam, Nizam, menjelaskan bahwa kondisi tersebut masih tergolong normal dalam masa peralihan cuaca. Menurutnya, panas yang dirasakan warga terjadi karena tutupan awan tidak sepenuhnya menutupi sinar matahari. Selain itu, kelembapan udara yang tinggi membuat suhu terasa lebih menyengat.

“Betul, cuaca memang terasa panas beberapa hari ini. Namun, hari ini dan besok diprakirakan akan turun hujan, meskipun tidak merata di seluruh wilayah,” ujar Nizam kepada Batam Pos, Jumat (31/10).

Baca Juga: Sensasi Menikmati Seafood Sepuasnya di Lantai 18 Harper Premier Nagoya Batam

BMKG juga merilis peringatan dini cuaca untuk wilayah Kepulauan Riau. Dalam pembaruan terakhir pada pukul 08.50 WIB, disebutkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang mulai sekitar pukul 09.00 WIB.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Bintan, yakni Mantang dan Bintan Pesisir, kemudian di Kabupaten Karimun meliputi Moro dan Durai.

Sementara di Kabupaten Lingga, potensi hujan diprakirakan terjadi di wilayah Singkep, Lingga, Singkep Barat, Lingga Utara, Singkep Pesisir, Lingga Timur, Selayar, Singkep Selatan, Kepulauan Posek, dan sekitarnya.

Kondisi ini juga berpotensi meluas ke wilayah Kota Batam, khususnya di Kecamatan Galang, serta sebagian wilayah Senayang (Kabupaten Lingga). BMKG memperkirakan fenomena ini dapat berlangsung hingga sekitar pukul 11.00 WIB.

Lebih lanjut, Nizam menjelaskan bahwa pola cuaca seperti ini memang umum terjadi di wilayah Kepulauan Riau. “Di Kepri ini memang sifat hujannya terkadang berpola, beberapa hari panas diikuti dengan beberapa hari turun hujan. Rata-rata, bulan Oktober hingga Januari memiliki curah hujan yang masuk dalam kategori musim hujan,” jelasnya.

Ia menambahkan, suhu udara di Batam beberapa hari terakhir berkisar antara 33 hingga 34 derajat Celcius, sedikit lebih tinggi dibanding minggu sebelumnya yang hanya mencapai maksimum 32 derajat Celcius.

Baca Juga: Batam Menuju Target Nasional Stunting 14 Persen

“Suhu 33 hingga 34 derajat ini memang terasa cukup panas, tapi masih dalam kategori normal, belum ekstrem,” ujar Nizam.

Untuk sepekan ke depan, BMKG memprakirakan kondisi serupa masih akan berlanjut, dengan potensi hujan lokal di beberapa titik wilayah. “Wilayah spesifik mana saja yang akan terdampak, akan terus diperbarui melalui peringatan dini cuaca harian,” tambahnya.

BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi curah hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada pagi hingga siang hari.

“Bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya tetap memperhatikan kondisi langit dan memperbarui informasi cuaca. Jangan lupa siapkan perlengkapan seperti jas hujan atau payung,” tutup Nizam.

Dengan kondisi cuaca yang dinamis ini, BMKG mengingatkan bahwa wilayah Batam dan sekitarnya tengah berada dalam masa peralihan menuju puncak musim hujan, sehingga cuaca panas disertai mendung dan hujan lokal merupakan hal yang wajar terjadi di periode ini. (*)

 

Reporter: M. Sya’ban

Update