Sabtu, 14 Maret 2026

Suhu Tubuh Capai 37,5 Derajat Saat Tiba, Jemaah Haji Harus PCR Test

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Jemaah Calon Haji kloter pertama embarkasi Batam meninggalkan asrama Haji Batam menuju Bandara Hang Nadim Batam , Rabu (15/6). Menurut jadwal kloter pertama sudah tiba di Batam 26 Juli 2022. F.Cecep Mulyana

batampos – Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Edi Batara mengatakan sebanyak 5.289 orang jemaah haji Embarkasi Hang Nadim Batam akan kembali ke Tanah Air secara bertahap.

Untuk itu, jelang kepulangan jemaah haji ke Batam, PPIH Embarkasi Batam menyiapkan ruangan khusus untuk isolasi atau karantina bagi jemaah yang terdeteksi positif Covid-19.

“Alhamdulillah untuk persiapan sudah matang. Tinggal menyambut kedatangan jemaah haji saja lagi. Kalau menurut jadwal 26 Juli kloter pertama sudah tiba di Batam,” kata Edi, Jumat (15/7).

Ia menyebutkan tim kesehatan akan melakukan serangkaian pengecekan kesehatan jemaah haji. Pemeriksaan biasa seperti pengecekan suhu jemaah yang baru tiba. Karena situasi masih dalam pandemi Covid-19. Diperkirakan kedatangan jemaah cukup banyak. Sehingga, pemeriksaannya di bandara dilakukan bertahap.

Menurutnya, ketika tiba di bandara nanti, jemaah akan menjalani pemeriksaan suhu jika nanti suhu tubuh mencapai 37,5 derajat, jemaah akan menjalani pengecekan lanjutan seperti PCR test.

“Makanya ada ruangan khusus yang kami siapkan untuk karantina. Jadi kalau positif namun kondisi sehat atau tidak bergejala bisa karantina di ruangan Raudah nanti. Namun jika bergejala berat mungkin akan dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani perawatan,” jelasnya.

Edi menjelaskan selama proses kepulangan jemaah, untuk jemaah asal Kalbar dan Provinsi Kepri akan berada di Asrama Haji. Setelah mereka menyelesaikan pengecekan dokumen di bandara, kemudian pengecekan kesehatan oleh pihak tim KKP dan Dinkes, setelah itu mereka menuju asrama haji.

“Sedangkan untuk Jambi dan Riau merupakan jemaah antara,” sebutnya.

Untuk mematangkan persiapan kedatangan jemaah ini, rencananya seluruh PPIH Embarkasi Batam akan kembali menggelar rapat koordinasi, Minggu (24/7) mendatang. Pembahasan teknis kedatangan menjadi fokus utama, selain kesiapan asrama dan lainnya.

“Nanti akan difinalkan kembali alur kedatangan. Pembahasan mulai persiapan, tindakan penanganan terhadap jemaah yang positif misalnya. Jadi, nanti jika ada yang terkonfirmasi, maka akan ada karantina khusus dan langsung berkordinasi dgn tim satgas di sini. Intinya kami ingin proses kepulangan ini lancar,” harapnya.

Ia menambahkan di asrama nanti juga ada ruangan pengecekan, kemudian ruang untuk istirahat, atau ruangan untuk pemulihan, ruang karantina juga sudah disiapkan oleh pihak asrama. Seandainya, perlu penanganan khusus ada tim Satgas yang juga ditugaskan untuk memantau kepulangan jemaah haji ini.

“Yang jelas kita sementara ini sudah siapkan ruangan di Raudhah. Ada 6 kamar di siapkan. Nah, penanganan lebih lanjut nanti dari pihak kesehatan akan berkordinasi dengan pihak Satgas seandainya ada jemaah yang terkonfirmasi nantinya,” tutup Edi. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

SALAM RAMADAN