
batampos – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam menggelar acara Nagoya Thamrin Batam Fashion Week, Sabtu (13/8) malam. Kegiatan serupa akan digelar di kecamatan lainnya di Batam.
Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk mengatakan kegiatan ini merupakan yang pertama kalinya. Tujuannya, untuk membangkitkan kembali dunia usaha, khususnya industri pariwisata dan industri ekonomi kreatif.
“Selama 2 tahun ini pandemi, dan saat ini kondisi mulai membaik. Maka ini wadah kegembiraan bagi kita bersama-sama untuk mendorong pemulihan perkonomian Batam,” ujar Jadi.
Kegiatan ini rencananya akan berlangsung bergiliran di 12 Kecamatan di Batam. Untuk mensukseskannya, kata Jadi, pihaknya menggandeng beberapa instansi terkait, Kepolisian, Dishub, komunitas-komunitas, dan agensi model di Batam.
“Kadin sebagai wadah pelaku usaha mengundang asosiasi usaha berpartisipasi aktif. Nanti asosiasi ini bisa menggunakan fashion yang Identik dengan asosiasi itu,” katanya.
Jadi menjelaskan kegiatan di Batam ini berbeda dengan fashion show yang viral di kota lainnya. Untuk catwalk, mengambil lokasi di dalam komplek, serta membuat zebra cross berukuran 3×30 meter menggunakan digital printing.
“Karena di dalam komplek tidak menganggu arus lalu lintas dan kegiatan masyarakat. Selain fashion show, nanti ada tenda untuk usaha UMKM, dan musik juga,” ungkapnya.
Sementara Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono menyambut baik kegiatan ini. Ia mengaku akan memberikan pengamanan dan pengawasan selama kegiatan berlangsung.
“Selama kegiatan kamu juga menghimbau agar tidak mengabaikan hak pengguna jalan yang lainnya. Dan harus tetap mematuhi protkes, karena kondisi Kota Batam saat ini sedang meningkat angka penularan Covid-19,” katanya. (*)
Reporter: YOFI YUHENDRI



