
batampos – Penyebab kecelakaan laut antara Kapal MV Horizon 9 dengan Kapal LA Digue di Perairan Singapura hingga saat ini belum disimpulkan. Peristiwa ini tengah diselidiki oleh Maritime and Port Authority (MPA) Singapura.
“Kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari MPA Singapura. Untuk penyebabnya bisa disimpulkan melalui hasil pemeriksaan,” ujar Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, Takwim Masuku, Selasa (11/11).
Informasi yang didapatkan, tabarakan kapal tersebut diduga disebabkan oleh kerusakan pada sistem kemudi Kapal MV Horizon 9. Kapal ini disebut menggunakan suku cadang palsu, sehingga kapal feri kehilangan kendali dan menabrak kapal tanker.
Baca Juga: MPA Singapura Selidiki Tabrakan Antara Feri Horizon 9 dan Kapal Tanker La Digue
Sebelumnya, kapal ini telah menjalani servis yang dilakukan perusahaan maritim yang berbasis di Singapura, KMASIA dengan anak perusahaannya di Batam, KME Mitra Indonesia.
“Kita tunggu hasil investigasi dari Otoritas Singapura,” kata Takwim.
Takwim menegaskan peristiwa ini akan menjadi evaluasi untuk seluruh operator kapal agar sistem perawatan semakin baik dan sesuai standar Internasional.
“Kita juga memperkuat sistem pelaporan dan komunikasi lintas batas agar kejadian serupa tidak terulang,” ungkapnya.
Baca Juga: Rawan Kecelakaan, Dinas Bina Marga Tindaklanjuti Keluhan Warga di Simpang Calista
Diketahui, kapal penumpang MV Horizon 9 bertabrakan dengan kapal tanker kimia LA Digue membuat para penumpang trauma. Seluruh penumpang dan kru selamat dan dievakuasi ke Pelabuhan HarbourFront, Singapura.
“Kami memastikan tidak ada korban jiwa,” tutupnya. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



