Jumat, 30 Januari 2026

Taiwan Minat Perluas Investasi di Batam, TETO Bahas Peluang Kerja Sama

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Badan Pengusahaan Batam melalui Deputi/Anggota Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Djemy Francis, menyambut baik kehadiran Mr. Bruce Hung, Representative Taipei Economic and Trade Office (TETO) untuk Indonesia, yang hadir bersama sejumlah delegasi dan pengusaha Taiwan di Marketing Centre BP Batam, Rabu (23/4/2025), petang.

Fary menyampaikan bahwa saat ini Batam tengah mengalami transformasi, tidak hanya sebagai pusat manufaktur dan logistik, tetapi juga sebagai hub terdepan untuk ekonomi digital.

Hal ini sejalan dengan keunggulan Taiwan di bidang semikonduktor dan inovasi teknologi tinggi.

Taiwan sendiri tercatat sebagai salah satu dari lima negara dengan Penanaman Modal Asing (PMA) terbesar di Batam, dengan total investasi mencapai USD 35 juta.

BP Batam pun menyambut positif peluang untuk membina kerja sama yang lebih erat dengan TETO, khususnya dalam promosi investasi serta penjajakan kerja sama bilateral di sektor teknologi tinggi, energi hijau, dan pendidikan.

Fary Djemy Francis juga menegaskan kesiapan BP Batam untuk mendukung dan memfasilitasi setiap inisiatif serta penjajakan proyek yang dilandasi komitmen kerja sama berkelanjutan, di tengah tantangan dan dinamika ekonomi global saat ini, terutama antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

“Batam terbuka terhadap investasi di bidang teknologi tinggi dan siap menjadi mitra strategis bagi perusahaan yang ingin berekspansi di Asia Tenggara,” ujar Fary.

“Sesuai arahan Presiden saat kami dilantik, kami siap memberikan dukungan penuh bagi investor yang serius. Investasi yang kami dorong adalah yang inklusif, memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Batam,” tambahnya.

Sementara itu, Mr. Bruce Hung menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari BP Batam.

“Ini adalah kunjungan pertama saya ke Batam. Saya sangat kagum dengan potensi Batam-Indonesia yang luar biasa dan memiliki banyak sumber daya yang tidak dimiliki Taiwan,” ujarnya.

Diketahui, sejumlah perusahaan asal Taiwan telah beroperasi di Batam, terutama di bidang semikonduktor, teknologi lepas pantai (offshore technology), dan energi hijau.

Dalam sektor pendidikan, salah satu perusahaan Taiwan bahkan telah memberikan pelatihan bagi pekerja asal Batam di Taiwan, termasuk kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi (S1 hingga S2) di sana.

Mr. Bruce juga menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan BP Batam dalam perizinan dan layanan investasi, serta berharap kolaborasi antara perusahaan Taiwan dan BP Batam terus berlanjut dan berkembang.

“Saya berharap dengan keunggulan Taiwan di bidang semikonduktor dan industri high-tech, hubungan kerja sama antara kedua pihak dapat semakin baik ke depannya,” tutup Mr. Bruce.

Acara ini turut dihadiri oleh Staf Khusus Wakil Kepala BP Batam, Santie Yopie; Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Harlas Buana; Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, Surya Kurniawan Zuhairi; Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi, Sylvia J. Malaihollo; sejumlah pejabat eselon III, serta tim promosi BP Batam.
(*)

 

 

Update