Kamis, 2 April 2026

Targetkan 30 Persen Vaksin Booster Demi Realisasikan VTL Batam Bintan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Salah seorang warga menjalani vaksinasi booster beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah terus menggesa penerapan Vaccinated Travel Lane (VTL) bagi wilayah Batam-Bintan, dengan menargetkan capaian 30 persen untuk vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Kepala BNPB RI, Mayjen TNI Suharyanto menegaskan dengan capaian minimal 30 persen untuk booster, guna mendukung kebijakan sebelumnya mengenai pembukaan seluruh pelabuhan internasional Batam-Bintan.

“Capaian booster hingga 30 persen ini penting, demi mendukung Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2022, bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang akan memasuki Indonesia,” terangnya saat kunjungan kerja ke Pemko Batam, Kamis (24/3).

Dengan capaian booster 30 persen, status bebas karantina bagi wisatawan mancanegara (Wisman) bisa segera direalisasikan, dengan syarat wisman wajib telah mendapat vaksin sebanyak dua kali dan booster.

Bagi wisman yang masuk namun masih mendapatkan dosis pertama, wajib tetap menjalani karantina saat masuk ke Indonesia, walau hasil tes PCR ulang di pintu masuk kedatangan (entry) menunjukkan negatif Covid-19.

“Untuk itu kami datang ke Batam setelah dari Mandalika. Target kami minggu ini capaian 30 persen sudah terealisasi. Namun memang belum untuk Kepri keseluruhan, melainkan wilayah Batam-Bintan dulu,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Mohammad Bisri mengatakan kembali akan merekrut nakes. Pihaknya akan meminta bantuan siswa/siswi dari seluruh sekolah kesehatan, guna menjadi tenaga vaksinator.

“Kita akan tambah, saya akan usulkan ke pak Gubernur kita akan rekrut tenaga vaksinatornya dari sekolah kesehatan,” kata dia.

Menurutnya, dengan adanya aturan dari pemerintah pusat terkait kebijakan wajib vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan, diprediksi animo masyarakat yang mengikuti vaksinasi akan tinggi.

“Target kita 1,34 juta orang yang harus menerima vaksinasi booster. Sekarang Kepri ini masih 20 persen, kita akan gesa terus,” ujarnya.

Terkait positif rate yang hampir 90 persen di Kepri, pihaknya minta masyarakat tidak khawatir jika ada petugas yang melakukan tracing Covid-19.

“Ya kalau ada petugas jangan lari-larian biar tahu kalau ada yang positif. Jadi cepat terdeteksi,” katanya.

Dari data Dinkes Pemprov Kepri, sebanyak 291.096 orang atau 21,20 persen persen warga Kepri, sudah disuntik vaksin dosis ketiga (booster).

Dengan sisa target vaksinasi dosis ketiga mencapai 1.082.276 orang, vaksinasi dosis ketiga ditujukan kepada warga minimal berusia 18 tahun.

“Pokoknya yang usia di atas 18 tahun harus di gesa,” katanya.

Kemudian,warga Kota Batam untuk usia di atas 18 tahun sebanyak 200.967 orang atau 25,46 persen. Khusus kategori lansia 6.479 orang atau 22,42 persen.

Sementara warga Kabupaten Bintan usia di atas 18 tahun yang sudah suntik vaksin dosis ketiga sebanyak 18.323 orang atau 17,12 persen dan lansia baru 915 orang atau 10,39 persen.

Warga Kabupaten Karimun di atas 18 tahun sebanyak 26.663 orang atau 15,54 persen dan lansia 2.250 orang atau 12,23 persen.

Sedangkan warga Kabupaten Lingga di atas 18 tahun yang sudah suntik vaksin dosis ketiga 2.935 orang atau 4,36 persen dan lansia baru 199 orang atau 2,32 persen.

Warga usia minimal 18 tahun di Kabupaten Natuna yang sudah booster 9.231 orang atau 17,50 persen dan lansia 535 orang atau 10,58 persen. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

UPDATE