
batampos – Rencana pemindahan titik pembuangan sampah dari kawasan Legenda Malaka ke Kampung Air, tepatnya di dekat Perumahan Ansley Park, Jalan Pelayaran, Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, menuai penolakan warga.
Pantauan Batam Pos, Kamis (13/11) sore, tampak sejumlah spanduk besar terpasang di sekitar lokasi. Salah satunya bertuliskan, “Kami seluruh warga Perumahan Ansley Park menolak dengan tegas titik pembuangan sampah di sini.”
Spanduk lain juga berisi sindiran keras kepada pihak terkait: “Tolong dikaji ulang, pantaskah meletakkan tong sampah di area ini? Mikir please.”
Sopian, salah seorang warga Kampung Air, mengatakan spanduk itu dipasang sejak pagi sebagai bentuk protes warga. Menurutnya, beberapa hari sebelumnya ada petugas yang meletakkan bak sampah di lokasi tersebut tanpa sosialisasi terlebih dahulu.
BACA JUGA: Warga Legenda Malaka Tolak Lokasi Pembuangan Sampah Liar di Persimpangan Dekat SMPN 12
“Awalnya ada oknum dari DLH yang taruh bak sampah di sini. Akhirnya berserakan dan menimbulkan bau tidak sedap. Kami langsung pasang spanduk penolakan,” kata Sopian kepada Batam Pos.
Tak hanya satu, warga juga memasang spanduk lain bertuliskan, “Lebih baik dipindahkan ke kantor lurah, lebih strategis, warga tidak akan komplain.”
Suhardi Alius, warga lainnya, mengaku sudah dua minggu belakangan ini terganggu dengan tumpukan sampah di tepi jalan tersebut. Ia menilai langkah menempatkan sampah di dekat area perumahan sangat tidak pantas.
“Kurang etislah sampah diletakkan di dekat sini, ini kan jalan besar juga. Saking baunya, kami sampai susah makan,” ujar Suhardi.
Suhardi menyebut, setelah warga memasang spanduk, barulah ada respons dari dinas terkait. “Setelah kami pasang spanduk, akhirnya sampahnya dipindahkan ke TPA,” kata dia. (*)
Reporter: Syaban



