Senin, 19 Januari 2026

Tekan Penularan, Dinkes Batam Perluas Akses Deteksi Dini HIV

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. HIV/AIDS (JawaPos.com)

batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus menguatkan upaya deteksi dini dan edukasi masyarakat guna menekan penyebaran HIV di wilayahnya. Hingga Mei 2025, tercatat 193 kasus baru HIV, yang menandakan pentingnya skrining dan pengobatan dini dalam menghadapi ancaman ini.

Kepala Dinkes Kota Batam, dr. Didi Kusmarjadi menyebutkan, pendekatan deteksi dini menjadi salah satu strategi utama dalam mencegah penularan lanjutan, termasuk dari ibu ke bayi.

“Salah satu yang kami fokuskan adalah skrining terhadap ibu hamil. Jika ada yang positif, langsung kami tangani agar bayi tidak ikut tertular,” jelasnya, Kamis (19/6).

Skrining pada ibu hamil menjadi bagian dari program nasional triple eliminasi yang juga mencakup pemeriksaan sifilis dan hepatitis B. Selain itu, Dinkes menyesuaikan pengobatan antiretroviral (ARV) bagi anak-anak yang terinfeksi sesuai dengan berat badan masing-masing.

Saat ini, masyarakat Batam dapat mengakses layanan pemeriksaan HIV/AIDS secara gratis di 21 puskesmas dan 11 rumah sakit. Di samping itu, layanan Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT) juga disediakan untuk menjangkau kelompok masyarakat yang belum terakses fasilitas kesehatan.

“Kami ingin masyarakat sadar bahwa deteksi dini itu sangat penting. Semakin cepat diketahui, semakin baik hasil pengobatan dan semakin kecil risiko menularkan ke orang lain,” ujar Didi.

Ia juga menyebutkan, meskipun jumlah kasus baru masih cukup tinggi, pihaknya terus mendorong pengobatan ARV untuk Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) agar bisa hidup sehat dan produktif. “Dengan terapi teratur, viral load akan rendah, dan itu sangat menekan potensi penularan,” imbuhnya.

Didi menyebutkan, layanan rujukan pemeriksaan HIV tersedia di RS Awal Bros, RSBP, RS Elisabeth, RS Harapan Bunda, RS Keluarga Husada, RSUD Batam, hingga RS Bunda Halimah.

“Kami harap, masyarakat tidak ragu memeriksakan diri. Layanan kami tersedia, aman, dan rahasia,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update