
batampos – Dalam upaya mempercepat akselerasi transformasi digital dan mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di era teknologi, Telkomsel dan Politeknik Negeri Batam (Polibatam) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama strategis di Kampus Polibatam, Rabu (15/10).
Kolaborasi ini menjadi langkah konkret Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan dalam memperkuat ekosistem pendidikan berbasis industri serta mendukung pengembangan talenta digital yang adaptif dan kompetitif.
Kesepakatan tersebut mencakup sembilan bidang kerja sama strategis, antara lain program magang mahasiswa, pemberian beasiswa, pengembangan kurikulum bersama, pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning/PBL), dosen tamu dari kalangan praktisi industri, pelatihan peningkatan kompetensi (upskilling dan reskilling) bagi dosen, berbagi sarana-prasarana, hingga penyediaan akses internet terjangkau bagi civitas akademika Polibatam.
Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Polibatam, Dr. Muhammad Zaenuddin, S.Si., M.Sc., mengatakan kerja sama ini sejalan dengan visi Polibatam dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan dekat dengan dunia industri.
“Sejak berdiri tahun 2000, Polibatam tumbuh pesat dari 44 mahasiswa menjadi hampir 12 ribu mahasiswa aktif dengan 25 program studi. Kami memang dirancang untuk mencetak SDM yang siap pakai dan relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Zaenuddin.
Ia menjelaskan, Polibatam menerapkan konsep Project Based Learning (PBL) yang memungkinkan mahasiswa terlibat langsung dalam proyek industri nyata.
“Banyak proyek industri dikerjakan langsung di kampus, bahkan tidak sedikit mahasiswa kami yang direkrut perusahaan sebelum lulus,” tambahnya.
Hingga kini, Polibatam memiliki sekitar 90 dosen dari kalangan praktisi industri yang turut memperkuat pembelajaran di kampus.
“Kami berharap Telkomsel bisa menjadi mitra strategis yang melekat, agar sinergi ini memberi manfaat besar bagi kedua pihak,” ucapnya.
Sementara itu, VP Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki H. Bramono menyampaikan apresiasi terhadap kemajuan Polibatam yang dinilainya memiliki visi sejalan dengan Telkomsel dalam membangun SDM berdaya saing tinggi.
“Telkomsel lahir lima tahun lebih dulu dari Polibatam, tepatnya pada 1995. Kami mengagumi bagaimana Polibatam berkembang menjadi kampus vokasi unggulan yang mampu melahirkan SDM handal di bidang teknologi,” ujarnya.
Saki menuturkan, kolaborasi Telkomsel dengan institusi pendidikan telah dilakukan di berbagai daerah di Indonesia melalui program CSR dan pengembangan kompetensi digital.
Ia juga menyoroti potensi besar program studi Game Technology di Polibatam yang sejalan dengan pertumbuhan pesat industri gim nasional.
“Telkomsel memiliki ekosistem yang mendukung pengembangan industri mobile gaming. Ke depan, Indonesia berpeluang besar menjadi pengembang gim terkemuka di kawasan,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, Telkomsel dan Polibatam diharapkan dapat menjadi contoh nyata sinergi antara industri dan dunia pendidikan dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 Mahasiswa Polibatam tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik, tetapi juga akses langsung ke dunia kerja dan industri digital yang dinamis.
“Harapan kami, sinergi ini mampu mencetak generasi muda Batam yang bukan hanya siap kerja, tetapi juga siap bersaing di tingkat global,” tutupnya. (*)
Reporter : AZIS MAULANA



