Jumat, 3 April 2026

Tenaga Non ASN di Batam Diminta Bersiap-siap untuk Mengikuti Seleksi CASN

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi Tes CPNS dan PPPK Pemko Batam. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos – Tenaga Non Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Batam diminta mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi Calon ASN (CASN). Hal ini diutarakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid.

Ia mengatakan hingga saat ini pemerintah daerah masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) terkait proses seleksi CASN.

“Daerah sifatnya menunggu saja. Kalau memang ada informasi penting terkait teknis pelaksanaan, syarat ikut tes, hingga jadwal, pasti akan segera disampaikan ke publik. Sebab itu yang paling ditunggu,” kata dia, Senin (19/9/2022).

Ia menyebutkan, setelah menyelesaikan pendataan tenaga non ASN di lingkungan Pemko Batam, pihaknya langsung mengirimkan data tersebut ke pusat. Hal ini karena batas akhir pengiriman adalah 30 September 2022 ini.

Beruntung, tim teknis di Pemko bisa menyelesaikan pendataan sesuai permintaan pusat dengan cepat. Saat ini Pemko Batam menunggu kelanjutan dari proses penerimaan seleksi CASN yang belum diumumkan pusat.

Menurutnya, tahap pembukaan seleksi CASN tahun ini masih memprioritaskan kebutuhan guru, tenaga kesehatan, dan tenaga ahli lainnya. Kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan, dan kesehatan masih menjadi prioritas, termasuk di Kota Batam.

“Besar harapan nantinya, ketika ada pembukaan seleksi, tenaga non ASN bisa ikut dan lolos seleksi dan dinyatakan sebagai pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja (PPPK),” jelasnya.

Sebagai pemerintah daerah, hal yang ingin disampaikan adalah kembali bekali diri sesuai dengan profesi masing-masing. Meskipun tenaga non ASN cukup berpengalaman, namun setiap tahun ada pembaharuan soal dan keterampilan dalam setiap tahap seleksi.

“Mungkin itu yang perlu kami ingatkan. Karena kesempatan cukup lebar untuk menjadi ASN. Ayo manfaatkan, dan belajar agar bisa lolos seleksi,” imbaunya.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menuturkan, salah satu prioritas pemerintah saat ini adalah pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kesehatan secara nasional.

“Arah kebijakan pengadaan ASN tahun 2022 adalah fokus pada pelayanan dasar yaitu guru dan tenaga kesehatan, yang sangat berkaitan erat dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sesuai prioritas Presiden Joko Widodo,” jelas Menteri Anas dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN Tahun 2022, di Jakarta, Selasa (13/09).

Seleksi kompetensi ini dilakukan untuk menilai kesesuaian Kompetensi Manajerial, Kompetensi Teknis, dan Kompetensi Sosial Kultural yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi jabatan calon pelamar.(*)

Reporter: Yulitavia

UPDATE