
batampos – Jalan Tengku Sulung Batamkota menjadi salah satu jalan yang padat dan kerap macet. Apalagi dengan jumlah kendaraan yang semakin banyak, membuat jalan tersebut pada pagi, siang dan sore macet.
Pemko Batam memastikan proyek pelebaran jalan di kawasan padat aktivitas itu akan mulai dikerjakan pada tahun 2026. Proyek jalan itu akan dilakukan secara bertahap.
Plt Kepala Dinas Bina Marga dan SDA Kota Batam, Dohar, mengatakan ‘rencana ini sudah dibahas bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam dalam beberapa kesempatan. Penegasan kembali disampaikan dalam rapat bersama warga di ruang Sekretaris Daerah Kota Batam, Firman Syah.
“Penanganan Jalan Tengku Sulung akan kita laksanakan di tahun 2026. Itu sudah dibahas, sudah disampaikan ke warga,” ujar Dohar.
Ia menjelaskan, pengerjaan akan dilakukan bertahap sesuai ketersediaan anggaran. Tahun 2025 ini difokuskan pada perencanaan teknis, termasuk penyusunan dokumen, penetapan jalur, hingga tahapan administrasi lainnya.
“Perencanaannya sudah selesai di 2025. Januari nanti kita targetkan sudah masuk proses perlengkapan dan lelang fisik. Kita percepat di awal tahun,” ucapnya.
Dengan demikian, pekerjaan lapangan ditargetkan bisa dimulai pada Maret–April 2026, setelah kontrak dan persiapan matang.
“Perkiraan fisik pekerjaan itu di tiga bulan pertama. Awal April kami sudah bisa mulai pengerjaan,” katanya.
Tahap pertama pengerjaan fokus pada pembukaan jalur kedua yang berada di sisi kiri dari arah Cikitsu menuju SMAN 3 Batam. Jalur tambahan ini akan menjadi dasar pelebaran hingga total tersedia dua jalur, masing-masing dua lajur.
“Rencana kami membuka jalur kedua dulu. Nanti akan ada dua jalur, masing-masing dua lajur,” jelasnya.
Sebelumnya, Jalan Tengku Sulung hanya memiliki satu jalur dua arah, sehingga menjadi titik rawan macet terutama pada jam sibuk. Kepadatan diperparah oleh aktivitas warga di permukiman sekitar dan kendaraan berat yang melintas.
Sebagai bagian dari persiapan pelebaran, Pemko Batam telah membongkar sejumlah bangunan semi permanen di sepanjang badan jalan beberapa bulan lalu. (*)
Reporter: Yashinta



