
batampos – Dua kebakaran terjadi dalam sehari di kawasan Lubukbaja, yakni di kosan Komplek Baloi Centre dan Komplek Pertokoan Nagoya. Dalam kejadian ini, seorang bocah mengalami luka bakar dan penghuni toko nyaris menjadi korban karena terjebak di dalamnya.
Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Yudi Arvian membenarkan adanya dua kebakaran ini. Ia mengatakan dari pemeriksaan awal, kebakaran tersebut diduga akibat korlseting.
“Dugaan awal korsleting. Tapi kita masih menunggu hasil penyelidikan, karena tidak bisa langsung disimpulkan,” ujar Yudi, Kamis (9/11).
Baca Juga: Ini Kronologi Pembobolan Rekening Nasabah di Batam
Dengan kejadian ini, Yudi meminta masyarakat lebih berwaspada. Ia mengimbau masyarakat untuk dapat memastikan listrik di rumah dalam kondisi aman.
“Pastikan peralatan listrik dimatikan dan dicabut saat tidak digunakan,” katanya.
Selain itu, kata Yudi, masyarakat diminta untuk rutin mengecek posisi steker alat elektronik yang terpasang pada stop kontak. Sebab, posisis steker longgar dapat menimbulkan percikan listrik.
“Instalasi listrik juga harus rutin dicek. Yang meninggalkan rumah juga kompor harus dimatikan. Intinya harus lebih waspada,” ungkapnya.
Baca Juga: Pembina Pramuka Cabuli Siswi SMP di Seibeduk
Sebelumnya, kebakaran yang diduga akibat korlseting terjadi di Komplek Baloi Centre, Lubuk Baja, Rabu (8/11) pagi, sekitar pukul 04.30 WIB. Api menghanguskan 1 unit rumah yang berisikan 6 kamar kosan.
Kebakaran tersebut menyebabkan bocah 8 tahun berinisial IR mengalami luka bakar. Ia tersambar api saat diselamatkan orangtuanya. Pada siangnya, kebakaran juga terjadi di Komplek Pertokoan Nagoya. Kejadian ini menyebabkan penghuni toko terjebak dan nyaris terbakar. (*)
Reporter: YOFI YUHENDRI



