Senin, 16 Maret 2026

Terkini, Kapal Dari Batam Berlayar 4 Kali Seminggu ke Singapura

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Salah seorang wisatawan Singapura melambaikan tangan sebelum menaiki bus yang akan mengantarkannya ke resort dan hotel di kawasan Nonga Kota Batam. Saat ini kapal Batam Fast akan berlayar 4 kali dalam seminggu yakni Kamis hingga Minggu dari Pelabuhan Nongsapura ke Singapura. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Usai kedatangan 26 turis asal Singapura, Rabu (23/2/2022) lalu. Nongsa Sensation akan terus didatangi para turis.

Sebab, kapal Batam Fast akan berlayar 4 kali dalam seminggu yakni Kamis hingga Minggu.

“Hari ini Batam Fast datang lagi ke (Pelabuhan) Nongsapura,” kata Ketua Nongsa Sensation, Andy Fong.

Namun, ia tidak dapat memastikan apakah kapal tersebut membawa turis atau tidak. Ia berharap dengan adanya skema travel bubble di Nongsa dan VTL di Singapura, dapat meningkatkan animo masyarakat.

“Kapal masuk hari ini, tapi jumlah (turis) saya belum tahu. Paling saya menunggu laporan dari resort,” katanya.

Ia mengatakan, demi menjaga kelancaran pelaksanaan skema travel bubble dan VTL, para pengelola kawasan wisata akan memastikan penerapan protokol kesehatan.

“Semoga ke depannya, dapat meningkatkan kunjungan wisman,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai 26 turis yang tengah berlibur di kawasan Nongsa Sensation, Andy mengatakan, tiap turis memiliki jadwal yang berbeda-ketika hendak kembali ke Singapura.

“Ada yang cuma 3 hari, 2 hari bahkan ada yang seminggu. Mereka ini ambil paket liburan yang berbeda-beda,” ucapnya.

Ia mencontohkan di Batam View menawarkan berbagai paket promo ke para wisman. Paket 3 hari dua malam, dibandrol sekitar Rp3.235.000 per orangnya. Paket 4 hari 3 malam, Rp3.445.000 per orangnya.

“Paket 7 hari 6 malam, kami jual di harga Rp5,5 juta per orangnya,” tutur Andi.

Skema travel bubble di Batam dan VTL di Singapura, sangat disambut antusias oleh para pelaku pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata, Buralimar, mengaku beberapa kali ditanyain, mengenai pengembangan kawasan travel bubble.

“Saat ini yang dilaksanakan, mikro travel bubble. Masih project percontohan,” katanya.

Namun, jika travel bubble di Nongsa dan Lagoi ini berjalan lancar. Pemerintah Provinsi Kepri akan mengajukan perluasan kawasan travel bubble.

“Bisa jadi Batam dan Bintan. Jika sukses juga, kami akan dorong menjadi VTL. Sehingga lalu lintas orang Kepri ke Singapura atau sebaliknya, bisa seperti sebelum pandemi,” ujarnya.(*)

Reporter: Fiska Juanda

SALAM RAMADAN