
batampos – Sejak dibangun, terminal Mukakuning di Seibeduk belum pernah digunakan sebagaimana mestinya.Bahkan saat ini, terminal yang dalam pembangunannya menghabiskan anggaran itu sudah berubah fungsi. Ada yang jadi tempat tinggal, tempat parkir kendaraan dan kalua malam jadi tempat angkringan.
Kadishub Batam Leo Putra belum memberi komentar soal terminal itu mau diapakan ke depannya. Nomor telepon yang dihubungi batampos.co.id belum diangkat. Demikian juga dengan pesan singkat lewat WA yang dikirim ke nomor Leo, belum ada jawaban sama sekali.
Seperti diberitakan,Terminal Mukakuning di Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, sudah lama tak difungsikan sebagai tempat naik-turun angkutan kota. Namun, kawasan ini justru menemukan peran barunya. Setiap sore hingga malam, terminal yang terbengkalai itu menjelma menjadi ruang tongkrongan warga, bahkan akrab disebut sebagai Angkringan Mukakuning.
Pada siang hari, bangunan terminal di Jalan S Parman itu di isi lapak dan kios pedagang, sebagian area lainnya dimanfaatkan warga sebagai tempat parkir kendaraan. Begitu malam tiba, suasana berubah. Anak-anak muda hingga keluarga datang berkumpul, berbincang santai, dan menikmati jajanan kaki lima di area yang dulunya dirancang sebagai pusat transportasi.
BACA JUGA: Terminal 2 Bandara Hang Nadim Mulai Dibangun 2026
“Kalau malam ramai, orang nongkrong di sini. Kami menyebutnya angkringan,” ujar Sunggul, salah seorang warga piayu, Jum’at (12/9).
Hal senada disampaikan Nur Laili, warga lainnya. Ia menyebut, aktivitas angkringan di kawasan terminal itu sudah berjalan sejak enam bulan terakhir. “Pedagang datang ke sini kurang lebih sejak April 2025 lalu,” kata dia.
Fenomena ini menunjukkan perubahan fungsi ruang publik. Dari fasilitas transportasi yang terbengkalai, Terminal Mukakuning kini beralih wajah menjadi tempat tongkrongan malam warga sekitar. (*)
Reporter: Syaban



