Minggu, 12 April 2026

The Maritz Resmi Dibangun, Hunian Premium Bidik Jantung Batam Center

spot_img

Berita Terkait

spot_img
The Maritz, kawasan residensial yang menyasar segmen menengah atas.

batampos – Di tengah geliat pertumbuhan kawasan Batam Center, sebuah proyek hunian premium mulai menancapkan tonggak awalnya. The Maritz, kawasan residensial yang menyasar segmen menengah atas, resmi memasuki tahap pembangunan melalui seremoni peletakan batu pertama.

Proyek ini dikembangkan di atas lahan seluas 4 hektare, memadukan fungsi hunian dan komersial dalam satu kawasan. Sebanyak 129 unit rumah eksklusif dan 46 ruko tiga lantai dirancang menghadap jalan utama—menandai upaya pengembang mengintegrasikan gaya hidup urban dengan akses bisnis.

Direktur Utama The Maritz, Dani, menyebut proyek ini sebagai karya unggulan perusahaannya. “Ini proyek masterpiece kami. Mungkin skalanya belum sepenuhnya tergambar sekarang, tapi dengan kekompakan tim, kami optimistis dapat menyelesaikannya dengan baik,” ujarnya, Sabtu (11/4),

Optimisme itu berangkat dari posisi Batam yang kian strategis sebagai simpul ekonomi di kawasan barat Indonesia. Lokasi The Maritz yang berada di pusat kota menjadi salah satu daya tarik utama. Dalam radius beberapa menit, kawasan ini terhubung dengan fasilitas pendidikan, destinasi wisata, pusat belanja, hingga akses transportasi internasional.

Pimpinan Proyek, Rita Fitria, menargetkan serah terima tahap pertama pada November 2027. Ia menjelaskan, konsep yang diusung tidak sekadar hunian, tetapi juga kenyamanan ruang hidup modern.

“Kami menghadirkan desain dengan double high ceiling untuk menciptakan kesan luas dan sirkulasi udara yang lebih baik,” kata Rita.

Dari sisi harga, unit hunian dipasarkan mulai Rp1,6 miliar, dengan skema cicilan sekitar Rp6 jutaan per bulan. Pengembang juga menawarkan berbagai insentif, mulai dari pembebasan sejumlah biaya administrasi hingga potongan harga bagi pembelian tunai.

Namun, lebih dari sekadar strategi pemasaran, The Maritz mengandalkan konsep smart living.

Setiap unit dilengkapi teknologi seperti smart door, sistem CCTV, serta pengamanan 24 jam. Fasilitas kawasan turut diperluas dengan kehadiran club house , kolam renang, area yoga, hingga ruang terbuka hijau yang dirancang sebagai ruang komunal.

Di tengah tren urbanisasi Batam yang terus bergerak, proyek ini menyasar kelompok profesional dan pelaku usaha yang membutuhkan hunian privat sekaligus dekat dengan pusat aktivitas. Jumlah unit yang terbatas menjadi bagian dari strategi eksklusivitas.

Mengusung konsep “Private Luxury Where Location Meets Lifestyle”, The Maritz mencoba menempatkan diri bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga instrumen investasi. Di kota yang terus bertumbuh seperti Batam, hunian bukan lagi sekadar kebutuhan dasar—melainkan bagian dari pernyataan gaya hidup. (*)

ReporterAziz Maulana

UPDATE