Sabtu, 14 Maret 2026

Tiga Hari Suplai Air Bersih Mati Total di Tanjungsengkuang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Foto: INT

batampos – Suplai air bersih di kawasan Tanjungsengkuang, Batuampar, mati total selama tiga hari.

Ketua RT04/ RW 08 Tanjung Sengkuang, Muhammad Nur Zebua, mengatakan matinya air tersebut sudah terjadi sejak Senin (14/9/2022).

“Saya hanya dapat informasi dari group WA. Penyebabnya karena ada gangguan,” ujar Nur.

Ia mengatakan, selama air bersih tidak mengalir, warganya hanya memanfaatkan sisa air yang ada di rumah untuk kebutuhan sehari-hari.

“Berapa air yang sisa di rumah, itu dihemat-hemat. Kadang pakai air galon untuk mandi,” katanya.

Nur mengaku matinya air ini sudah disampaikan ke Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) BP Batam. Namun, warga hanya menerima bantuan satu tanki air perharinya.

“Kalau satu tanki mana cukup. Di RT saya saja ada 200 KK. Janjinya diberi bantuan tiga tanki, tapi yang datang hanya satu tanki,” ungkapnya.

Nur berharap matinya penyuplaian air bersih ini bisa cepat diatasi. Sebab, air merupakan kebutuhan utama masyarakat.

“Untuk berwudhu saja kita bingung, karena sama sekali tidak air. Kalaupun ada perbaikan, segera cepat diatasi,” tegasnya.

Informasi yang didapatkan, matinya air tersebut karena ads kebocoran pipa di kawasan Pelita. Bocornya pipa tersebut diduga terkena alat berat saat perbaikan jalan.

Pantauan di lokasi, pipa yang sebelumnya bocor sudah selesai diperbaiki. Sejumlah alat berat masih berada di lokasi untuk melakukan perbaikan jalan.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

SALAM RAMADAN