Jumat, 30 Januari 2026

Tiket Batam-Padang dan Batam-Jakarta untuk Lebaran Sudah Terjual 70 Persen

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam. f Yashinta/Batam Pos

batampos – Penjualan tiket pesawat untuk arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan tren peningkatan. Maskapai Lion Air Group mencatat, tingkat keterisian penumpang (load factor) pada sejumlah rute favorit, khususnya Batam–Padang dan Batam–Jakarta, telah mencapai 60 hingga 70 persen.

Area Manager Lion Air Group Kepulauan Riau, Amar Fernando, mengatakan lonjakan pemesanan tiket mulai terlihat sejak awal memasuki periode menjelang Lebaran. Salah satu rute yang paling diminati adalah Padang dan Jakarta.

“Untuk Padang dan Jakarta sudah terisi sekitar 60 sampai 70 persen. Bahkan ada beberapa jadwal yang cepat sekali naik, ada yang sudah 80 persen,” kata Amar, kemarin.

Menurutnya, peningkatan permintaan ini seiring dengan mulai bergeraknya masyarakat yang akan mudik lebih awal, terutama untuk kebutuhan keluarga dan tradisi Lebaran. Meski begitu, Amar memastikan tidak ada kenaikan harga tiket secara khusus menjelang Lebaran.

“Kalau kenaikan harga sebenarnya tidak ada. Dari awal juga kami tidak pernah menaikkan tarif. Yang terlihat tinggi itu lebih ke fluktuasi sistem penjualan tiket,” jelasnya.

Ia menerangkan, Lion Air menerapkan sistem tarif berjenjang atau tier pricing, di mana tiket dijual dari kelas tarif terendah hingga tertinggi. Seiring berkurangnya ketersediaan kursi, harga tiket akan mengikuti kelas tarif berikutnya.

“Kami jual dari skala tarif bawah, misalnya dari level 2 atau 3. Semakin mendekati tanggal keberangkatan dan kursi makin penuh, otomatis masuk ke tarif yang lebih tinggi. Tapi batas tertingginya sudah ditentukan, tidak ada kenaikan di luar itu,” tegas Amar.

Bahkan, lanjutnya, harga tiket berpotensi turun apabila kembali ada intervensi atau program subsidi dari pemerintah, seperti yang terjadi pada musim mudik Lebaran tahun sebelumnya.

“Kalau nanti ada program pemerintah, seperti tahun lalu, bisa saja tiket lebih terjangkau. Itu bukan karena tarif dasar turun, tapi karena ada bantuan dari pemerintah yang melibatkan maskapai, Kementerian Perhubungan, dan pengelola bandara,” ujarnya.

Mengantisipasi lonjakan penumpang saat puncak arus mudik dan balik Lebaran, Lion Air Group juga menyiapkan rencana penambahan penerbangan (extra flight). Biasanya, peningkatan trafik terjadi sejak H-4 hingga H+7 Lebaran.

“Untuk Lebaran, kecenderungannya pasti akan dibuka ekstra flight. Trafik biasanya cukup tinggi mulai H-4, H-5 sampai H+7,” katanya.

Selain itu, Amar memastikan ketentuan bagasi gratis masih tetap berlaku. Penumpang Lion Air masih mendapatkan jatah bagasi kabin dan bagasi tercatat sesuai aturan yang berlaku saat ini.

“Untuk bagasi masih 10 kilogram dan ke kabin 7 kilogram,” pungkasnya.(*)

ReporterYashinta

Update