
batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) memastikan bahwa tiket kapal untuk periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 masih tersedia dan belum habis terjual. Hal ini disampaikan Kepala PT PELNI Cabang Batam, Edwin Kurniansyah, merespons beredarnya informasi bahwa sejumlah tanggal keberangkatan kapal tujuan Belawan telah penuh.
Edwin menegaskan bahwa sistem penjualan tiket dilakukan secara bertahap oleh PELNI pusat, sehingga informasi tentang tiket yang sudah habis pada tanggal tertentu tidak sepenuhnya benar.
“Tiket itu masih ada. Kalau kita buka di Pelni Mobile, masih tersedia beberapa, karena memang masih bertahap semua itu. Tadi kita buka dan memang beberapa kelas ekonomi langsung banyak yang dibeli karena antusiasme sangat tinggi. Tapi untuk kelas 1 dan 2 masih ada, begitu juga yang dispensasi juga tersedia,” jelasnya, Kamis (4/12).
Baca Juga: Ada Diskon Tiket, Pelni Batam Prediksi Lonjakan Penumpang Nataru hingga 5 Persen
Ia menyebut, secara keseluruhan tingkat penjualan tiket saat ini sudah mencapai 75 sampai 80 persen, namun belum mencapai kondisi penuh total seperti yang ramai diberitakan.
Sebelumnya, sejumlah pemberitahuan beredar menyebutkan bahwa tiket kapal KM Kelud dan KM Dorolonda tujuan Batam–Belawan untuk tanggal 18, 20, 22 dan 25 Desember telah penuh, sehingga penumpang tidak lagi bisa membeli tiket pada tanggal tersebut. Informasi ini membuat banyak warga kebingungan dan khawatir tidak bisa mudik.
“Udah banyak yang full. Mau mudik Natal ke kampung tapi masih nyari tiket,” kata Wilson, warga Batam.
Edwin menjelaskan bahwa mekanisme pembukaan tiket bertahap merupakan strategi pengelolaan kapasitas dan pelayanan agar distribusi kursi lebih merata serta mencegah lonjakan pembelian pada satu waktu. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-5 hingga H-2 Natal, dan H-3 hingga H-1 Tahun Baru.
“Kita buka secara bertahap mengikuti perkembangan kebutuhan penumpang. Harapan kami masyarakat membeli tiket jauh-jauh hari sebelum keberangkatan agar nyaman dan terhindar dari antrean panjang,” ujarnya.
Selain itu, PELNI juga mengimbau masyarakat membeli tiket melalui saluran resmi, baik melalui aplikasi Pelni Mobile, website resmi, maupun agen mitra terpercaya, guna menghindari praktik percaloan dan penipuan.
“Kami mengimbau masyarakat agar membeli tiket di channel resmi yang bekerja sama dengan PT PELNI. Sistem ini kami desain untuk memudahkan masyarakat,” tegasnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



