Senin, 12 Januari 2026

Tiket Pesawat Domestik Habis, Warga Batam Pilih Terbang Via Kuala Lumpur dan Singapura

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Menjelang Lebaran, tiket penerbangan domestik dari Batam ke beberapa kota tujuan seperti Padang dan Pekanbaru sudah habis terjual. Kondisi ini membuat sejumlah warga mencari alternatif, salah satunya dengan berangkat dari Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia dan Singapura. Selain ketersediaan tiket yang masih ada, harga juga relatif lebih murah.

Trisna, warga Batam Center, hampir saja tidak bisa pulang ke kampung halamannya di Padang, Sumatera Barat. Ia sudah berusaha mencari tiket sejak H-8 Lebaran, tetapi semua penerbangan ke Padang dari Batam sudah penuh.

“Untuk tiket domestik Batam-Padang dan Batam-Pekanbaru sudah habis. H-8 saja sudah tidak ada tiket lagi,” ujarnya.

Awalnya, Trisna berharap maskapai akan menambah penerbangan ekstra menjelang Lebaran. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda penambahan penerbangan dari pihak maskapai.

“Sampai sekarang tidak ada tanda-tanda extra flight. Semua kosong, baik di agen perjalanan maupun aplikasi penjualan tiket online,” tambahnya.

Setelah mencari alternatif, Trisna akhirnya mendapatkan tiket dari Kuala Lumpur ke Padang dengan harga Rp 800 ribuan untuk keberangkatan 28 Maret 2025. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan tiket Batam-Padang yang sebelumnya mencapai hampir Rp 1,5 juta.

“Dapat tiket dari Kuala Lumpur ke Padang seharga Rp 800 ribu. Lebih murah dibanding Batam-Padang yang waktu itu hampir Rp 1,5 juta,” jelasnya.

Meskipun harus mengeluarkan biaya tambahan sekitar Rp 575 ribu untuk tiket pesawat pulang-pergi Batam-Kuala Lumpur, ia tetap memilih jalur ini karena total biaya masih lebih hemat dibanding tiket langsung dari Batam ke Padang.

“Lebih murah juga, meskipun agak capek. Yang penting bisa pulang kampung,” pungkasnya.

Lonjakan permintaan tiket pesawat menjelang Lebaran memang menjadi fenomena tahunan. Warga pun harus mencari berbagai alternatif untuk bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Anton, warga yang hendak ke Jambi juga heran kenapa tiket domestik begitu cepat habis.

“Bingungnya kenapa tiket domestik habis, padahal jumlah maskapai di Indonesia banyak,” imbuhnya.

Ia juga heran, kenapa harga tiket domestik Indonesia lebih tinggi dibanding dari luar negeri. Dimana dari luarnegeri, ia bisa mendapatkan tiket Rp 600 ribuan.

“Kalau dari Malaysia, bisa dapat Rp 600 ribuan. Begitu juga dari Singapura. Nah kalau dari Batam tiket pasti lebih mahal dan habis,” imbuhnya.

Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Erik Mario Sihotang. membenarkan adanya lonjakan penumpang tujuan Malaysia dari Batam. Menurutnya, akhir minggu ini saja sudah ada peningkatan penumpang dibanding minggu lalu.

“Ya, untuk lonjakan penumpang ke Malaysia sekitar 21 persen pada minggu ini,” tegasnya.

Menurutnya, lonjakan penumpanh diduga karena ketersediaan tiket di bandara luarnegeri seperti KL. Bahkan untuk bisa sampai ke KL, warga cukup membeli tiket Rp 575 ribu, lebih murah dibanding ke Singapura.

“Prediksi lonjakan tanggal 28 Maret mendatang. Ada permintaan extra trip tanggal itu juga,” pungkas Erik. (*)

Reporter: Yashinta

Update