Senin, 19 Januari 2026

Tim Buser Polsek Sagulung Gagalkan Transaksi Curanmor

spot_img

Berita Terkait

spot_img

Ilustrasi Curanmor.

batampos– Suasana depan pintu masuk RSUD Embung Fatimah Batuaji mendadak heboh, Minggu (7/12) sore. Tim Buser Polsek Sagulung menangkap tiga pria yang diduga terlibat dalam sindikat pencurian sepeda motor (curanmor), tepat saat mereka hendak melakukan transaksi jual beli motor hasil curian.

Penangkapan berlangsung sekitar pukul 16.36 dan membuat warga yang sedang duduk santai di depan sebuah retail modern kaget bukan main. Mereka tidak menyangka aksi cepat polisi itu terjadi hanya beberapa meter dari tempat mereka berada.

Empat anggota Buser berpakaian preman turun dari mobil Daihatsu Rocky warna hitam. Begitu pintu mobil terbuka, para polisi itu langsung berlari menuju arah depan retail modern yang menjadi titik pertemuan para pelaku.

Tanpa banyak bicara, Buser langsung menyergap dua pria yang sedang duduk santai. Kedua tangan mereka segera dipiting dan diborgol saling berkaitan. Situasi berlangsung cepat dan nyaris tanpa celah bagi para pelaku untuk melarikan diri.

BACA JUGA: Aksi Curanmor di Bengkong Terbongkar, Pelaku Dibekuk di Windsor

Tak jauh dari lokasi itu, seorang pria lain diminta mendekat oleh petugas. Salah satu anggota Buser terdengar berteriak tegas, “Diam… diam!” sebelum kemudian mengamankan pria tersebut tanpa perlawanan. Dua pria pun langsung diborgol bergandengan.

Ketiga terduga pelaku itu langsung digiring ke arah mobil dan dimasukkan ke dalam kendaraan operasional. Sementara satu orang lainnya, yang diduga berperan sebagai penadah atau pengantar, diminta membawa sepeda motor dan dikawal anggota buser.

Risman, salah seorang warga yang berada di lokasi, mengaku kaget menyaksikan kejadian itu. Ia melihat bagaimana polisi dengan cepat mengunci pergerakan para pria tersebut.

“Kaget saja, tiba-tiba ada yang teriak suruh diam, lalu dua orang langsung diborgol,” ujarnya.

Menurut Risman, salah satu dari pria yang diamankan adalah sosok yang dikenalnya sebagai juru parkir di Batuaji. Namun ia tak menyangka jika kejadian itu merupakan penangkapan curanmor.

“Saya kenal wajahnya. Yang paruh baya itu seperti tukang parkir di Batuaji,” katanya.

Saksi lainnya, Eka, mengatakan ia mendengar informasi bahwa lokasi di depan Alfamart itu akan dijadikan tempat transaksi penjualan motor curian. Ada dua pelaku pencurian dan satu penadah yang disebut-sebut hendak bertemu di titik tersebut. “Katanya mau ada transaksi,” ujar Eka.

Penangkapan itu membuat warga sekitar sempat berkumpul memperhatikan proses pengamanan pelaku. Namun area tersebut cepat dikendalikan anggota Buser agar tidak menimbulkan keramaian lebih besar.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Haris, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menyebut pihaknya sedang mendalami kaitan ketiga pria itu dengan laporan pencurian sepeda motor di wilayah Sagulung. “Benar, ada laporan curanmor. Saat ini kasus masih dalam proses lidik,” ujarnya singkat. (*)

Reporter: Yashinta

Update