
batampos – Tim Gabungan dari Basarnas, Pol Air, dan TNI AL hingga kini masih melakukan pencarian terhadap jasad ABK Dumai Line 5. Diduga, jasad ABK bernama Ade Saputra Zal tersebut terjebak di bangkai kapal yang tenggelam.
“Sampai saat ini korban belum ditemukan. Diduga korban terjebak di bangkai kapal,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Slamet Riyadi.
Ia menjelaskan untuk mencari jasad korban, pihaknya melakukan penyelaman ke sekitar bangkai kapal. Kemudian mengevakuasi bangkai kapal menggunakan balon udara dan crane.
“Kita lakukan percobaan pengangkatan kapal menggunakan balon udara dan crane. Namun terkendala cuaca buruk,” katanya.
Slamet menjelaskan pengangkatan bangkai kapal tersebut untuk mempermudah pencarian jasad korban. Selain itu agar aktivitas di sekitar perairan tidak terganggu.
“Hari ini pencarian dan pengangkatan bangkai kapal dihentikan. Besok akan dilanjutlan lagi, mudah-mudahan ada hasil,” ungkapnya, kemarin.
Sebelumnya, Kapal penumpang milik Dumai Group yakni Dumai Line 5 terbakar saat di perairan Sekupang, Rabu (8/6) sekira pukul 21.15 WIB. Peristiwa ini terjadi saat kapal tersebut sedang melakukan labuh jangkar yang lokasinya tak jauh dari Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS).
Dalam kejadian ini, 1 ABK kapa tewas, 1 dinyatakan hilang, dan 5 lainnya mengalami luka bakar. Diduga, kebakaran ini berawal dari api yang berada di bagasi kemudian menyambar ke bagian kapal lainnya saat pengisian BBM. (*)
Reporter: YOFI YUHENDRI



