Minggu, 15 Maret 2026

Tim SAR Belum Menemukan 7 PMI Ilegal yang Tenggelam di Perairan Nongsa

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Anggota Basarnas melakukan pencarian pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal yang tenggelam di perairan Nongsa,Mnggu (19/6). Pencarian korban tenggelam tersebut di lakukan oleh tim SAR Gabungan dari sejumlah intansi terkait. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pencarian terhadap 7 PMI ilegal yang tenggelam di Perairan Nongsa masih belum membuahkan hasil. Walaupun, Tim SAR gabungan sudah melakukan penyisiran dalam 3 hari ini di sekitar lokasi kejadian kecelakaan kapal pembawa PMI ilegal.

“Kami masih melakukan pencarian, sedari pagi tim sudah bergerak melakukan penyisiran,” kata Kepala Kantor Basarnas Tanjungpinang, Slamet Riyadi, saat meninjau langsung pencarian di Posko Gabungan di Pantai Nongsa, Minggu (19/6).

Pencarian di hari ketiga ini, kata Slamet menggunakan metode SAR map. Ia menjelaskan para petugas akan melakukan pencarian berdasarkan pemetaan, dari lokasi kejadian kecelakaan. Pemetaan ini juga mempertimbangkan alur-alur Perairan Nongsa.

“Penyisiran selalu dimulai dari titik awal radius diperkirakan lokasi kejadian kecelakaan,” ungkap Slamet.

Saat ini, radius pencarian dari lokasi kecelakaan telah diperluas, hingga 12 nautical mile. “Pencarian ini juga bekerjasama dengan BMKG (Hang Nadim Batam). Kami memperhitungkan arus laut,” ujarnya.

Berdasarkan data dari perhitungan BMKG, arus laut di Perairan Nongsa cukup membuat fokus tim pencarian terpecah. Sebab, dari perhitungan BMKG arus ada yang mengarah ke utara, ada juga yang ke selatan.

“Ada 80 orang personel dari tim gabungan ini, kami pastinya memaksimalkan pencarian,” tutur Slamet.

Pencarian ini melibatkan tim dari Basarnas, Lanal Batam, Polair Polda Kepri, KSOP Batam, Bakamla, Bea Cukai, BP2MI dan masyarakat. “Kami juga menerjunkan KN SAR Purworejo 101,” ungkap Slamet.

Sebelumnya diberitakan, Speedboat bermesin 2 x 200 PK tenggelam di Perairan Nongsa, Kamis (16/6) pukul 19.30. Kapal tersebut membawa sebanyak 30 PMI ilegal, namun yang berhasil diselamatkan 23 orang. Sedangkan sisanya, 7 orang masih dinyatakan hilang. (*)

 

Reporter : FISKA JUANDA

SALAM RAMADAN