
batampos – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam masih menunggu laporan dari seluruh kecamatan terkait jumlah titik pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 di Kota Batam.
Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, mengatakan hingga saat ini data dari masing-masing kecamatan masih dalam proses pengumpulan. Karena itu, pihaknya belum bisa memastikan jumlah pasti lokasi Salat Idulfitri yang akan digunakan tahun ini.
“Kita masih menunggu data dari kecamatan. Mudah-mudahan dalam minggu ini semua datanya sudah masuk,” ujarnya, Senin (9/3).
Budi menyebutkan, jumlah titik pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini diperkirakan tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Namun kepastian jumlahnya baru bisa diketahui setelah seluruh laporan dari kecamatan diterima dan direkap oleh Kemenag.
Menurutnya, pendataan lokasi Salat Idulfitri dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan tertib serta memudahkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Sebagai gambaran, pada tahun sebelumnya Kemenag Kota Batam mencatat sebanyak 889 titik lokasi Salat Idulfitri 1446 H/2025 M yang tersebar di 12 kecamatan di Kota Batam.
Dari jumlah tersebut, 695 titik berada di masjid, 185 titik di musala, dan 9 titik dilaksanakan di lapangan. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 831 titik lokasi Salat Idulfitri.
Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemko) Batam juga menetapkan tiga lokasi utama pelaksanaan Salat Idulfitri tingkat kota, yakni di Dataran Engku Putri Batam Center, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batuaji, dan Masjid Baiturahman Sekupang.
Kemenag Batam berharap seluruh data dari kecamatan dapat segera masuk agar persiapan pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini dapat dimatangkan lebih awal. (*)



