Batampos – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyelesaikan semenisasi 1,5 km jalan di kawasan Sambau Nongsa. Aksi ini mendapat apreasiasi langsung dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

“Saya menyampaikan apreasiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0316/Batam, yang telah menyukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-125 tahun ini di Batam,” ujar Amsakar saat menutup program acara ini di Kavling Sambau IV. Nongsa, Kamis (21/8/2025).
Menurut Amsakar, meski acara ini merupakan kegiatan tahunan dari program sosial TNI membangun desa di seluruh Indonesia, tapi TMMD bukan hanya sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga bentuk nyata sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
BACA JUGA:
Bagikan ke Rumah dan Penambang Boat, Kegiatan Pembagian Bendera Merah Putih oleh Polisi dan TNI AL
Program TMMD ini berlangsung selama 30 hari mulai 23 Juli hingga 21 Agustus tahun ini. Dimana, sebanyak 150 personel gabungan TNI, Polri, dan masyarakat bekerja sama membangun infrastruktur dan menjalankan program nonfisik lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
Amsakar menyebutkan, program ini langsung dirasakan masyarakat. Salah satunya melalui semenisasi jalan sepanjang 1,5 kilometer. ” Kalau dulu setiap hujan warga harus melewati jalan berlumpur, dan saat panas jalan penuh debu. Nah setelah dibangun, akses jadi lancar, anak-anak bisa berangkat sekolah tanpa hambatan,” ungkapnya menirukan ucapan warga saat meninjau lokasi.
Menurutnya, substansi TMMD adalah membuka akses dan memperkecil kesenjangan antarwilayah. Ia berharap program ini terus berlanjut agar pemerataan pembangunan di Batam semakin cepat terealisasi.
Komandan Korem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Bambang Herqutanto, mengatakan TMMD merupakan program TNI Angkatan Darat yang bertujuan membantu percepatan pembangunan di daerah, baik perkotaan maupun pinggiran.
“Di Batam, sasaran fisik seperti semenisasi jalan sepanjang 1.591 meter berhasil diselesaikan 100 persen sesuai target. Begitu juga dengan pembangunan pos kamling dan perbaikan rumah ibadah,” ungkap Bambang.
Bambang juga menyebutkan, selain kegiatan fisik, TMMD ke-125 ini, mereka juga menggelar program nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, sosialisasi wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan gratis, hingga pemberian bantuan sosial.
BACA JUGA:
Dua Alumni SMP Kartini Batam Jadi Perwira TNI, Satu Raih Adhi Makayasa
“Kerja sama dengan pemerintah daerah harus terus dipertahankan. Kami siap mendukung percepatan pembangunan di wilayah Kepri,” tegasnya.
Sebelumnya, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) juga sempat meninjau lokasi guna memastikan program berjalan sesuai rencana. Tim turut menyerahkan bantuan sembako, bantuan untuk anak stunting, serta menggelar pasar murah dan penanaman pohon.
Sementara itu, Komandan Satgas TMMD sekaligus Dandim 0316/Batam, Letkol Arh Yan Eka Putra, berterima kasih atas dukungan Forkopimda, tokoh masyarakat, dan warga Batam yang ikut terlibat. “Kesuksesan TMMD ini adalah hasil kerja bersama. Sinergi inilah yang ingin terus kita jaga,” katanya.
Program TMMD ke-125 di Batam merupakan bagian dari pelaksanaan triwulanan yang digelar secara bergilir di wilayah Korem 033/WP. Sebelumnya kegiatan serupa telah dilaksanakan di Natuna dan Tanjungabali Karimun, dan berikutnya direncanakan di Tanjungpinang. (*)
Reporter: YASHINTA



