Sabtu, 24 Januari 2026

TPS Baru di Batuaji Mulai Beroperasi, Solusi Atasi Tumpukan Sampah

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi: Pemandangan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Jalan Marina City, Kecamatan Batuaji, Senin (29/12).

batampos – Pemerintah Kecamatan Batuaji mulai mengoperasikan tempat penampungan sampah sementara (TPS) baru di Jalan Diponegoro, tepatnya di seberang TPU Sei Temiang. Kehadiran TPS ini diharapkan mampu mengurai persoalan tumpukan sampah yang selama ini dikeluhkan warga.

Camat Batuaji, Addi Harnus, mengatakan TPS tersebut telah rampung dan siap dimanfaatkan masyarakat. Saat ini hanya tersisa penyempurnaan minor seperti pemasangan pagar.

“TPS baru ini sudah bisa digunakan. Kemarin tahap penyelesaian, seperti pemasangan pagar,” ujar Addi, Jumat (23/1).

Baca Juga: Isu MERS-CoV di Batam Reda, Dinkes: Hasil Lab Pasien Negatif

Ia menjelaskan, pembukaan TPS ini juga menjadi bagian dari upaya penertiban TPS liar yang masih banyak ditemukan, khususnya di wilayah Tanjung Uncang.

“Di Tanjung Uncang masih kita temukan TPS liar, terutama di pinggir jalan dan dekat permukiman. Ini yang akan kita atasi secara bertahap,” katanya.

Menurut Addi, persoalan sampah di Batuaji sudah berlangsung cukup lama dan menjadi perhatian serius pemerintah kota. Bahkan, Tim Task Force bentukan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, sebelumnya telah mengangkut ratusan ton sampah dari sejumlah TPS liar di wilayah tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan karena dampaknya bisa memicu banjir dan masalah kesehatan,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, tumpukan sampah masih kerap terlihat di TPS Jalan Marina City, tepatnya di sekitar Simpang Jupiter. Di sisi kiri dan kanan jalan, sampah menumpuk disertai lalat dan aroma menyengat yang tercium hingga puluhan meter.

Baca Juga: PGN Bangun 10 Ribu Sambungan Jargas di Batam, Dimulai Maret

Jeri, warga Perumahan Jupiter, mengeluhkan kondisi tersebut. Menurutnya, bau sampah sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga, terlebih lokasi TPS berada di jalan utama menuju kawasan perumahan.

“Seharusnya TPS dipindahkan ke lahan yang jauh dari jalan utama. Setiap hari kami harus mencium bau sampah saat melintas,” katanya.

Dengan mulai beroperasinya TPS baru di Jalan Diponegoro, pemerintah kecamatan berharap persoalan tumpukan sampah di Batuaji dapat berangsur teratasi, sekaligus menekan keberadaan TPS liar di wilayah tersebut. (*)

Update