Jumat, 16 Januari 2026

TPU Seitemiang Semakin Ramai Dikunjungi Peziarah

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Tempat Pemakaman Umum Sei Temiang rapai peziarah.
foto: Eusebius Sara / Batam Pos

batampos – Taman Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang semakin ramai dikunjungi warga dalam sepekan terakhir. Banyak masyarakat datang untuk berziarah ke makam keluarga mereka menjelang bulan suci Ramadan. Tradisi ini sudah menjadi kebiasaan turun-temurun bagi umat Muslim sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur serta mendoakan orang-orang terkasih yang telah berpulang.

Ummar, seorang pekerja di TPU Seitemiang, mengatakan bahwa dalam sepekan terakhir jumlah peziarah meningkat tajam dibandingkan hari-hari biasa.

“Menjelang Ramadan, peziarah semakin ramai,” ujarnya. Peningkatan ini sudah diprediksi karena setiap tahun menjelang Ramadan, pemakaman selalu dipenuhi peziarah dari berbagai daerah.

Selama berziarah, masyarakat melakukan berbagai kegiatan seperti menabur bunga, membersihkan makam, membaca doa bersama, hingga memasang batu nisan baru jika diperlukan. Beberapa peziarah juga membawa air untuk menyiram makam agar tetap bersih dan terawat. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan keluarga dalam mengenang serta mendoakan arwah sanak saudara yang telah meninggal.

Tak hanya peziarah, para pedagang bunga dan perlengkapan ziarah juga turut merasakan berkah dari meningkatnya jumlah pengunjung. Endang, salah satu penjual bunga di gerbang TPU Seitemiang, mengaku usahanya mengalami peningkatan pendapatan dalam beberapa hari terakhir.

“Alhamdulillah, lumayan buat nambah pemasukan,” katanya.

Jamil, salah satu peziarah, mengatakan bahwa ziarah menjelang Ramadan sudah menjadi rutinitas bagi keluarganya. Ia selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi makam anak pertamanya yang meninggal enam tahun silam.

“Setiap tahun sebelum puasa, kami sekeluarga datang untuk membersihkan makam dan mendoakan anak kami,” ujarnya dengan haru.

Tradisi ini menjadi bukti kecintaan dan penghormatan keluarga kepada mereka yang telah tiada. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Update