Jumat, 16 Januari 2026

Tujuh Ruko di Tanjung Riau Ambruk Usai Hujan Deras, Polisi Selidiki Developer

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ruko ambruk
Deretan ruko di kawasan Tanjung Riau, Sekupang yang roboh usai hujan deras. F. Rengga Yuliandra/Batam Pos.

batampos – Deretan ruko di Komplek Devin Premier, Tanjung Riau, Kota Batam, tiba-tiba roboh pada Jumat (3/10/2025) sekitar pukul 14.00 WIB, sesaat setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Sebanyak tujuh unit ruko ambruk nyaris bersamaan, menyebabkan kepanikan warga sekitar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu unit sepeda motor rusak tertimpa reruntuhan material bangunan.

Saksi mata, Agus, mengatakan dirinya mendengar suara keras seperti ledakan sesaat setelah hujan reda. Saat keluar rumah, ia mendapati deretan ruko di depan rumahnya sudah ambruk.

“Bunyinya seperti bom, keras sekali. Ternyata ruko di depan rumah saya sudah ambruk, materialnya berserakan sampai depan rumah,” ujar Agus, Jumat sore.

Warga sempat panik karena di dekat lokasi terdapat Rumah Tahfiz Alquran, tempat anak-anak biasa mengaji pada sore hari.

“Jam tiga biasanya anak-anak sudah ngaji. Untungnya pas kejadian belum ada yang datang,” tambah Agus.

Salah satu penghuni ruko bahkan berteriak histeris karena suaminya masih berada di dalam bangunan. Beruntung, unit yang dihuni tidak roboh total, hanya rusak di bagian depan.

Salah satu pemilik ruko, Nurkholik, mengatakan dirinya mendapat kabar sekitar pukul 15.00 WIB bahwa rukonya ikut roboh. Ia menduga kerusakan ini sudah bisa diprediksi sejak lama karena struktur bangunan tampak rapuh.

“Rukonya sudah retak-retak, lebarnya sampai dua sampai tiga sentimeter. Kami sudah lapor ke pengembang, tapi belum ada tindakan,” kata Nurkholik.

Ruko itu dibelinya sejak 2017 dari PT Devin Buana Perkasa (DBP). Ia menduga ada masalah pada kualitas konstruksi bangunan.

“Kalau lihat dari bangunannya, memang kayaknya kurang kuat. Sekarang semua sudah rata dengan tanah,” ujarnya.

Meski sebagian besar barang-barang berhasil diselamatkan, kerugian material diperkirakan cukup besar.

Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Riyanto, mengatakan sebagian penghuni masih berada di dalam ruko saat kejadian. Mereka sempat mendengar suara retakan sebelum akhirnya keluar menyelamatkan diri.

“Begitu keluar, bagian depan ruko langsung runtuh. Perwakilan pemilik sudah buat laporan terhadap pihak developer,” jelasnya.

Hingga Sabtu (4/10/2025), polisi telah memeriksa tiga saksi, termasuk pemilik ruko. Pihak pengembang dijadwalkan akan dipanggil Senin (6/10) untuk dimintai keterangan.

Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan tidak ada korban jiwa.

“Penyelidikan masih berjalan untuk memastikan penyebab pasti keruntuhan,” tegas Hippal. (*)

Update