
batampos – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) berupaya menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayahnya.
Langkah konkret yang diambil adalah mencanangkan Kelurahan Mukakuning sebagai ‘Kelurahan Bersih dari Narkoba (Bersinar)’ serta mengubah stigma negatif Kampung Aceh menjadi ‘Kampung Wisata Dunia Kopi’.
“Peresmian program ini akan dilakukan pada Kamis, 13 Februari 2025, dengan dihadiri langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol Marthinus Hukom,” kata Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Hanny Hidayat, Selasa (11/2).
Kampung Aceh selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan rawan peredaran narkoba di Batam. Untuk mengubah citra tersebut, BNN sebagai leading sector berkomitmen menggandeng berbagai stakeholder guna mengembangkan kawasan ini menjadi pusat wisata berbasis kopi.
Baca Juga: Pertamina: Pengecer LPG 3 Kg di Batam Akan Dilegalkan sebagai Sub Pangkalan
“Untuk mewujudkan komitmen ini, saya telah menyusun road map dan grand design serta menginstruksikan seluruh jajaran di BNNP Kepri, termasuk bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat serta bidang pemberantasan dan rehabilitasi , untuk bergerak bersama,” ujar Hanny.
Program Kampung Wisata Dunia Kopi tidak hanya berfokus pada perubahan fisik kawasan, tetapi juga mengedepankan strategi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat.
BNNP Kepri bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, seperti tim penggerak PKK, tokoh lintas agama, majelis taklim, serta patron-patron sosial, dalam memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba.
Selain itu, BNNP Kepri juga menginisiasi pembentukan Satgas anti narkoba, program ketahanan keluarga anti narkoba, serta pelatihan pengembangan soft skill bagi anak-anak dan remaja di wilayah tersebut.
“BNNP Kepri juga aktif melakukan sosialisasi mengenai bahaya narkoba, baik melalui tokoh agama maupun figur publik, agar pesan yang disampaikan lebih mudah diterima oleh masyarakat,” tambah Hanny.
Baca Juga: PKL Semakin Ramai, Jalan Marina City Sering Macet di Jam Sibuk
Dengan hadirnya Kampung Wisata Dunia Kopi, diharapkan kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai zona rawan narkoba dapat bertransformasi menjadi kawasan produktif, berakhlak, dan bersih dari narkoba.
“BNNP Kepri akan terus berkolaborasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk mendukung dan memastikan keberhasilan program ini,” kata Hanny.
Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan baru, serta menjadikan Kampung Aceh sebagai destinasi wisata yang menarik di Batam. (*)
Reporter: Azsi Maulana



