Senin, 19 Januari 2026

UIB Kukuhkan Guru Besar Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Prof. Dr. Ir. Andri Irfan Rifai

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pengukuhkan Prof. Dr. Ir. Andri Irfan Rifai. sebagai guru besar Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UIB, Jumat (22/8).

batampos  – Universitas Internasional Batam (UIB) mengukuhkan guru besar Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Jumat (22/8). Guru besar yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Ir. Andri Irfan Rifai.

Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan mengatakan gelar guru besar ini merupakan amanah dan tanggung jawab untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, membimbing generasi muda, serta memberi kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

“Keilmuan yang dikembangkan Profesor Andri Irfan Rifai ini memiliki peran strategis menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan, tata ruang kota, infrasturktur ramah lingkungan, serta mitigasi reskio bencana,” ujarnya

Menurut dia, Profesor Andri merupakan sosok yang menggabungkan keahlian, integritas, dan jejaring internasional. Kiprah guru besar ini telah membawa manfaaf ditingkat nasional dan internasional.

“Ditengah perubahan iklim, urbanisasi yang besar, dan inovasi teknologi, kehadiran guru besar di bidang ini menjadi sangat relevan dan dibutuhkan,” katanya.

Ia berharap dengan pengukuhan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika di UIB. Serta ia meyakini dengan pengalaman guru besar tersebut peran Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan akan diperkuat.

Sementara Profesor Andri menyampaikan orasi ilmiah berjudul Konvergensi Artifical Intelligence, Internet of Think & Data Mining atau Inovasi Teknologi Trasportasi Berkelanjutan dan Inklusif.

“Ini menjadi permasalahan di ranah transportasi. Karena perkembangan transportasi akan meninggalkan residu, salah satunya polusi, ketidak efektifan waktu, dan ketidak efesiensi ekonomi,” ujarnya.

Ia mengaku menyusun konvergensi teknologi, yakni penggabungan Internet of Think & Data Mining. Hal ini bertujuan agar sistem perancangan sistem transportasi yang lebih efisien.

“Salah satu contohnya lampu lalu lintas diperempatan, ini masih disusun manual. Dengan teknologi ini akan disesuaikan dengan kebutuhan,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Update