
batampos– Dosen Universitas Ibnu Sina (UIS) menggelar kegiatan untuk penguatan keselamatan dan kesehatan kerja bagi penambang boat di Pulau Buluh, Sagulung, Batam.
Menurut Dr. Ice Irawati, SKM, M.Kes selaku dosen ketua pengabdian masyarakat UIS Batam, kegiatan ini merupakan penyaluran hibah pengabdian dosen melalui Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat, Ruang Lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi tahun anggaran 2025.
”Kegiatan ini diikuti oleh 45 penambang boat dan dilaksanakan dua kali pada bulan Agustus dan September 2025 di Pelabuhan Penyebrangan Pulau Buluh, Sagulung, Batam,” ujarnya.

Dituturkan Ice, acara dimulai dengan sosialisasi kepada para penambang boat soal keselamatan. Selanjutan mengajak penambang berdiskusi tentang bahaya kerja dan pentingnya keselamatan dan juga menjaga kesehatan.
”Para peserta menerima leaflet dan poster K3 sebagai bahan bacaan. Dilanjutkan dengan pelatihan langsung yang mencakup cara menggunakan alat pelindung diri (APD), simulasi menghadapi kecelakaan di atas boat, serta penyuluhan Kesehatan,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, penambang boat juga diperkenalkan pada peluang usaha wisata laut seperti tur pulau dan wisata mangrove untuk menambah pendapatan.
Tak hanya memberi sosialiasi, tim pengabdi juga menyalurkan bantuan alat pelindung diri berupa life jacket, jas hujan, lampu tanda kepada para penambang. Terus ada pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat dasar kepada para penambang boat.
”Papan informasi K3 juga kita dipasang di area Pelabuhan, SOP keselamatan dan pembuatan media promosi ekowisata,” bebernya.
Kegiatan ini merupakan hibah pengabdian masyarakat yg dilaksanakan oleh ketua tim pengabdi Dr. Ice Irawati, SKM, M.Kes dengan anggota dosen Ir Herman, ST, MT dan Chinta Yolanda Sari, SKM, M.Kes serta anggota mahasiswa Budi Rasuanto dan Agustina Berliana Gultom.
Kegiatan ditutup dengan pendampingan dan evaluasi untuk memastikan peserta benar-benar menerapkan ilmu yang didapat. Diharapkan penambang boat dapat bekerja lebih aman dan sehat sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi kesejahteraan keluarga. (*)



