Rabu, 14 Januari 2026

UMKM di Sagulung Tumbuh Pesat, Ribuan Sudah Dapatkan Sertifikat Halal Gratis

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pelaku UMKM di lapangan SP Plaza, Sagulung. Foto: Dok. Batam Pos

batampos – Sagulung kini menjadi salah satu pusat geliat ekonomi kerakyatan di Kota Batam. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terus bertumbuh pesat di berbagai sudut wilayah. Dari lapak kuliner, pedagang minuman, hingga fashion dan kebutuhan harian, semuanya ramai menghiasi pinggir jalan dan pusat perbelanjaan.

Pemandangan di kawasan SP Plaza Sagulung, akhir pekan lalu memperlihatkan betapa hidupnya aktivitas ekonomi masyarakat. Ratusan gerobak dan tenda usaha tampak berjejer dengan pembeli yang silih berganti. UMKM yang sebelumnya hanya dianggap usaha sampingan, kini telah menjelma menjadi penopang ekonomi ribuan keluarga.

Julia, pedagang minuman di SP Plaza, menyebut omzetnya bisa mencapai Rp400 ribu hanya dalam waktu beberapa jam berjualan. “Alhamdulillah, anak-anak sekolah bisa saya biayai dari usaha kecil ini,” ucapnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan Didi, pedagang makanan yang mengaku bisa bangkit dari keterpurukan pasca pandemi berkat usaha kecil tersebut.

Di luar kawasan SP Plaza, geliat UMKM juga menyebar di Mitra Mall, pasar Fanindo, Tunas Regency, hingga Marina City. Setiap sore dan malam, kawasan ini berubah menjadi pusat pertemuan warga sekaligus lokasi perputaran ekonomi. Lapak UMKM dengan harga terjangkau menjadi pilihan utama masyarakat.

Camat Sagulung, Muhammad Hafiz, mengakui perkembangan UMKM di wilayahnya sangat signifikan. Menurutnya, hampir di setiap sudut kecamatan, selalu terlihat aktivitas UMKM yang tumbuh dan hidup. “Ini didukung demi ekonomi masyarakat, karena UMKM memang menjadi salah satu penopang utama,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, pihak kecamatan turut memberikan pelatihan bagi UMKM pemula. Selain itu, fasilitasi pengurusan sertifikat halal gratis juga digencarkan bekerja sama dengan lembaga terkait. “Sudah ribuan UMKM di Sagulung yang mendapat sertifikat halal gratis. Kita upayakan terus mendorong mereka,” kata Hafiz.

Ia menambahkan, pembinaan teknis dan pemberdayaan UMKM menjadi ranah dinas terkait. Namun kecamatan tetap berperan dalam pengawasan, pemantauan, serta memberikan dukungan berupa pelatihan dan fasilitasi perizinan maupun sertifikasi.

Dengan langkah ini, diharapkan UMKM di Sagulung bisa lebih maju, tidak hanya sekadar bertahan. Sertifikat halal diyakini akan meningkatkan kepercayaan konsumen, terutama bagi pelaku usaha kuliner. Sementara pelatihan diharapkan membuat pelaku UMKM lebih siap bersaing.

Pemerintah Kota Batam juga sebelumnya menegaskan akan terus memberikan dukungan bagi UMKM. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam, Ardiwinata, menilai geliat UMKM, khususnya kuliner, di Sagulung dan Batuaji sangat potensial untuk dikembangkan sejalan dengan sektor pariwisata.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah, baik di tingkat kota maupun kecamatan, UMKM di Sagulung diyakini akan terus berkembang pesat. Tidak hanya memperkuat ekonomi keluarga, tetapi juga menopang perekonomian daerah secara lebih luas. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Update