Kamis, 8 Januari 2026

Universitas Terbuka Gelar INNODEL 2025 di Batam, Soroti Inovasi Pendidikan Terbuka dan Kontribusi bagi Pembangunan Kepri

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wakil Rektor Bidang Akademi Universitas Terbuka (UT) Rahmat Budiman bersama Direktur UT Batam Angga Sucitra Hendrayana dan undangan membuka membuka acara INNODEL 2025 di Hotel Aston, Selasa (4/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Universitas Terbuka (UT) kembali gelar konferensi internasional The International Conference on Innovation in Open and Distance Learning (INNODEL) 2025 di Aston Batam Hotel & Residence, Selasa (4/11). Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi para akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai negara untuk memperkuat inovasi pembelajaran terbuka dan jarak jauh (Open and Distance Learning/ODL).

Tahun ini, INNODEL mengusung tema “Strengthening Initiative, Authenticity, and Usefulness (SINAU)”, yang menekankan pentingnya inisiatif baru dalam sistem pembelajaran jarak jauh yang autentik dan bermanfaat bagi peserta didik serta masyarakat.

Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, melalui Wakil Rektor Bidang Akademik UT, Rahmat Budiman, menyampaikan bahwa persiapan pelaksanaan INNODEL 2025 telah dilakukan sejak satu tahun lalu. “Alhamdulillah, kegiatan ini akhirnya dapat terlaksana dengan baik. Universitas Terbuka sebagai perguruan tinggi negeri milik pemerintah memiliki kewajiban memberikan pelayanan pendidikan kepada seluruh anak bangsa,” ujarnya.

Rahmat menegaskan bahwa keberadaan Universitas Terbuka menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah kepulauan seperti Kepulauan Riau.

“Hari ini kita melihat indeks sumber daya manusia di Kepri cukup baik. Padahal, jika dilihat dari tantangan geografisnya yang memiliki lebih dari 2.000 pulau, tentu kondisi ini tidak mudah. Namun, dengan sistem pembelajaran terbuka, pendidikan tinggi bisa dijangkau semua kalangan,” katanya.

Baca Juga: Pemko Batam Galang Gotong Royong Untuk Bulan Dana PMI

Ia menambahkan, Universitas Terbuka memberikan kesempatan kepada siapa pun untuk menempuh pendidikan tinggi berkualitas dengan biaya terjangkau dan sistem belajar yang fleksibel. “Mahasiswa bisa mengatur masa studi sesuai kemampuan dan waktu mereka. Inilah bentuk nyata komitmen UT dalam pemerataan pendidikan,” tambahnya.

Sementara itu, mewakili Gubernur Kepulauan Riau, Analis Kebijakan Utama, Syamsul Bahrum, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya INNODEL 2025 di Batam. Menurutnya, Universitas Terbuka telah memberi kontribusi besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kepri.

“Konferensi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri dalam menghadapi tantangan pendidikan digital. Kepri bangga menjadi tuan rumah kegiatan yang membawa semangat inovasi dan pemerataan pendidikan,” ujarnya.

Baca Juga: Propam Dalami Dugaan Keterlibatan Perwira Polda Kepri dalam Penggerebekan Fiktif

Konferensi INNODEL 2025 menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan internasional sebagai pembicara kunci, di antaranya Prof. Peter Reimann dari University of Sydney, Prof. Tsuneo Yamada dari The Open University of Japan, dan Prof. Brian Yuliarto dari Indonesia. Forum ini membahas berbagai topik strategis, mulai dari teknologi baru dalam pendidikan, pengembangan e-content, hingga kolaborasi universitas dan industri dalam mendukung lifelong learning.

Melalui INNODEL 2025, Universitas Terbuka berharap dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pelopor pembelajaran terbuka di Asia. “Universitas Terbuka ingin menjadikan INNODEL bukan sekadar ajang akademik, tetapi juga ruang lahirnya gagasan-gagasan baru yang relevan dengan masa depan pendidikan global,” tutup Rahmat Budiman. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Update