
batampos – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyerahkan sertifikat dan piagam penghargaan kepada Rektor Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA), Profesor Sri Langgeng Ratnasari, atas dedikasinya sebagai juri Innovation Award 2025. Penyerahan itu berlangsung di Gedung Engku Hamidah Lantai 4, Selasa (2/12) siang.
Penghargaan diberikan karena Profesor Sri Langgeng telah tiga tahun berturut-turut dipercaya menjadi juri dalam ajang Innovation Award yang digelar Pemerintah Kota Batam melalui Badan Riset Inovasi Daerah (BRIDA), sejak 2023 lalu.
Innovation Award adalah ajang apresiasi tahunan Pemko Batam untuk menilai berbagai inovasi dari perangkat daerah, sekolah, komunitas, lembaga, hingga instansi pelayanan publik. Inovasi yang dinilai terbagi dalam dua kategori, yakni Digital dan Non-Digital.
BACA JUGA: Harumkan Nama UNRIKA, Amelia Samosir Borong Dua Medali di Ajang Nasional Shorinji Kempo
Acara ini menjadi ruang bagi masyarakat dan institusi untuk menunjukkan terobosan yang bermanfaat dan berdampak bagi pelayanan publik maupun kehidupan sosial.
Profesor Sri mengungkapkan dirinya kembali ditunjuk langsung oleh Wali Kota Batam sebagai juri mewakili unsur perguruan tinggi.
“Alhamdulillah, saya dipilih langsung oleh Pak Wali Kota untuk mewakili beberapa kampus,” ungkapnya kepada Batam Pos, Rabu (3/12), di ruang kerjanya.
Ia menjadi satu dari enam juri yang menilai kurang lebih dari 300 peserta tahun ini. Dalam penyelenggaraan 2025, Profesor Sri Langgeng mendapat mandat sebagai juri kategori Non-Digital, yakni menilai inovasi yang tidak menggunakan perangkat teknologi informasi.
“Ini inovasi agar anak-anak memiliki kegiatan positif di luar akademik. Itu termasuk kategori non-digital,” jelasnya.
Kategori Digital sendiri dinilai oleh juri dari Politeknik karena berkaitan dengan teknologi sistem informasi.
Profesor Sri Langgeng menerima piagam penghargaan dari Pemko Batam sebagai apresiasi atas kontribusinya selama tiga tahun menjadi juri.
“Tidak hanya penghargaan, tetapi ini juga bagian dari pengabdian. Kita berbagi ilmu untuk kegiatan yang diperlukan masyarakat, termasuk pemerintah kota,” ujarnya.
Ia berharap Innovation Award terus menjadi wadah untuk melahirkan ide kreatif dan solusi nyata bagi masyarakat Batam. (*)
Reporter: M. Sya’ban



