
batampos- Pemerintah memulai vaksinasi untuk anak berusia 6 hingga 11 tahun. Berdasarkan petunjuk kemenkes, vaksin yang digunakan adalah Sinovac. Karena diyakini tidak memberikan efek negatif ke anak-anak. Vaksinasi ini nantinya dipusatkan ke sekolah-sekolah, sehingga memudahkan pemberian dan pencatatan.
“Iya sudah dimulai hari ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Mochamad Bisri, Selasa (14/12).
BACA JUGA: Vaksinasi Door to Door, Sasar Warga yang Belum Vaksin
Ia mengatakan nanti vaksinasi untuk anak-anak sudah bisa langsung berjalan. Karena, persiapannya sudah dilaksanakan jauh-jauh hari. “Jadi yah begitu ada perintahnya, langsung laksanakan. Psra nakes pun sudah siap sedia, melaksanakan vaksinasi ini,” ucapnya.
Berdasarkan data yang dimiliki Dinkes Kepri, tercatat ada sebanyak 250ribuan anak berusia 6 sampai 11 tahun. Anak paling banyak terdapat di Kota Batam. Dengan pelaksanaan vaksinasi ini, ia berharap dapat menambah herd immunity masyarakat. Sehingga penularan Covid-19 dapat dikurangi. “Walaupun begitu, saya harap protkes tetap harus diterapkan,” ucapnya.
Ia mengatakan secara keseluruhan vaksinasi dosis pertama telah diberikan terhadap 1,48 juta orang atau sekitar 93 persen dari target vaksin. Sedangkan, vaksin dosis kedua telah diberiman terhadap 1,19 juta orang. Booster telah diberikan ke 13.458 orang.
Jumlah vaksinasi dosis pertama ini, kata Bisri sudah termasuk kelompok lansia, usia 18 tahun ke atas dan remaja (usia 12 hingga 17 tahun). Bisri mengatakan usia 12 hingga 17 tahun paling cepat capaian vaksinasinya. Hanya dalam beberapa bulan saja, vaksinasi kelompok umur ini sudah mencapai 97 persen.
“Kami juga yakin, jika pasokan vaksin cukup. Kelompok umur 6-11 tahun, capaian vaksinasinya tidak membutuhkan waktu lama,” ujarnya.
Terkait vaksinasi, Bisri mengatakan Dinkes Kepri bersama stakeholder lainnya akan terus menggesa agar mencapai target. “Walaupun pelan, kami tetap melaksanakan vaksinasi sehingga mencapai 100 persen,” tuturnya. (*)
Reporter : FISKA JUANDA



