
batampos – Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam mencatat peningkatan volume petikemas di pelabuhan Batam sebesar 7 persen pada Triwulan I 2025. Total volume tercatat mencapai 166 ribu TEUs, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sebagai informasi, data ini diambil dari laporan resmi BUP BP Batam per akhir Maret 2025 dan mencerminkan tren positif yang diharapkan terus berlanjut hingga akhir tahun.
Direktur BUP BP Batam, Dendi Gustinandar, menjelaskan bahwa kenaikan ini didorong terutama oleh lonjakan aktivitas bongkar muat, serta pertumbuhan sektor ekspor yang signifikan.
“Kegiatan bongkar meningkat sebesar 16 persen, sedangkan ekspor mendominasi dengan volume mencapai 62 ribu TEUs,” katanya, Minggu (27/4).
Baca Juga: Dukung Pendidikan Pesantren, Amsakar Janjikan Percepatan Izin Operasional Boarding School LDII
Ia menambahkan, aktivitas bongkar mencapai 23 ribu TEUs, sedangkan muat mencapai 20 ribu TEUs. Sementara untuk impor tercatat sebanyak 61 ribu TEUs.
“Ini menunjukkan pergerakan logistik di Batam semakin dinamis, didukung oleh infrastruktur pelabuhan yang terus kami tingkatkan,” katanya.
Menurut dia, pertumbuhan sektor ekspor menunjukkan geliat industri di Batam yang kian kompetitif di pasar global. “Batam menjadi salah satu pintu ekspor strategis yang mampu menyalurkan produk nasional ke berbagai negara tujuan dengan lebih efisien,” tambah Dendi.
Selain itu, ia menilai tren positif ini merupakan hasil dari kolaborasi semua pihak, mulai dari operator terminal hingga pelaku usaha logistik. Kinerja solid ini tidak lepas dari dukungan stakeholder yang berkomitmen menjaga kelancaran arus barang.
Baca Juga: Batam Siapkan 10 Ribu Hewan Kurban, Pemeriksaan Ketat Diterapkan
Capaian ini memperkuat posisi pelabuhan Batam sebagai gerbang utama arus barang nasional dan internasional. Pelabuhan Batam pun kini menjadi simpul penting dalam rantai pasok global, apalagi dengan lokasi geografis yang sangat strategis. Ke depan, BUP BP Batam akan terus melakukan optimalisasi layanan pelabuhan melalui inovasi dan modernisasi fasilitas.
“Kami berkomitmen untuk menghadirkan layanan pelabuhan yang kompetitif, cepat, dan berstandar internasional,” ujar Dendi. (*)
Reporter: Arjuna



