
batampos – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, meninjau langsung kesiapan arus mudik Lebaran di Batam, Kamis (12/3). Peninjauan dilakukan di Pelabuhan Domestik Sekupangdan dilanjutkan ke Bandara Hang Nadim yang dikelola PT Bandara Internasional Batam.
Nyanyang mengatakan, ia memastikan seluruh fasilitas transportasi siap melayani masyarakat sebelum lonjakan penumpang terjadi.
“Kami melihat langsung kesiapan pelabuhan domestik Sekupang untuk menghadapi mudik antar pulau, seperti ke Pekanbaru, Dumai, Tanjung Balai Karimun, dan pulau-pulau lain di Kepri,” ujar Nyanyang.
Ia menegaskan, pemerintah ingin memastikan seluruh persiapan sudah matang sejak awal. Hal itu dilakukan agar pelayanan tetap optimal ketika arus mudik mulai meningkat.
“Kami tidak ingin menunggu sampai pelabuhan dan bandara sudah ramai baru melakukan pengecekan. Karena itu kita turun lebih awal untuk melihat kesiapan di lapangan,” katanya.
Setelah dari pelabuhan, rombongan melanjutkan peninjauan ke Bandara Hang Nadim. Dalam kesempatan tersebut, Nyanyang bertemu dengan jajaran pengelola bandara serta sejumlah instansi terkait untuk membahas kesiapan layanan penerbangan selama masa mudik.
Berdasarkan data yang disampaikan pengelola bandara, terdapat tambahan sekitar 266 penerbangan selama periode angkutan Lebaran.
Tahun lalu, jumlah penumpang yang datang melalui Bandara Hang Nadim tercatat sekitar 140 ribu orang, sementara yang berangkat mencapai sekitar 150 ribu orang.
Dengan tren penjualan tiket yang kini banyak dilakukan secara daring, pemerintah optimistis terjadi peningkatan jumlah penumpang pada tahun ini.
“Kalau melihat tren penjualan tiket secara online, kami perkirakan ada peningkatan sekitar tiga persen. Jumlah penumpang bisa mencapai sekitar 300 ribu hingga lebih dari 320 ribu orang,” jelasnya.
Nyanyang juga menilai sistem pembelian tiket yang kini berbasis online turut membantu mengurangi antrean di pelabuhan maupun bandara.
“Sekarang masyarakat sudah bisa membeli tiket secara online. Jadi tidak perlu lagi antre panjang di loket seperti dulu,” katanya.
Selain memastikan kesiapan transportasi, Nyanyang juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan keselamatan sebelum meninggalkan rumah saat mudik.
Ia mengimbau warga memastikan kompor dalam keadaan mati dan menggunakan listrik secara bijak selama rumah ditinggalkan.
“Masyarakat juga kami minta menjaga kebersihan lingkungan dan tetap berhati-hati selama perjalanan mudik,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Kepri, lanjut Nyanyang, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, pengelola transportasi, serta aparat keamanan dari TNI dan Polri agar arus mudik dan arus balik Lebaran dapat berjalan aman dan lancar.
“Kami berharap masyarakat bisa mudik dengan aman, nyaman, dan kembali dengan selamat,” tutupnya.(*)



