
batampos – Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Wakapolda Kepri) Brigjen Pol. Anom Wibowo beserta jajaran pejabat utama Polda Kepri melaksanakan kegiatan silaturahmi Halal Bihalal dengan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Acara ini berlangsung di Gedung Daerah Tanjung Pinang, Selasa (1/4), sebagai upaya mempererat sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, mengungkapkan momen Halal Bihalal ini menjadi ajang untuk memperkuat komunikasi serta kerja sama antara Polda Kepri dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
“Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai pertemuan ini, mencerminkan komitmen kedua belah pihak dalam membangun hubungan yang harmonis untuk menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah,” ujar Pandra.
Selain menghadiri Halal Bihalal, Wakapolda Kepri dan rombongan juga mengunjungi Pulau Penyengat, sebuah situs bersejarah yang menjadi ikon budaya di Kepulauan Riau.
Dalam kunjungan ini, mereka meninjau berbagai peninggalan sejarah yang menjadi bagian dari identitas budaya Melayu.
Menurut Pandra, kunjungan ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat setempat.
“Kami berharap kehadiran jajaran Polda Kepri di Pulau Penyengat dapat memberikan semangat dalam pelestarian nilai-nilai budaya dan sejarah daerah, sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat,” tambahnya.
Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya bersama antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Diharapkan, hubungan yang erat ini dapat memberikan dampak positif terhadap berbagai aspek, termasuk dalam mendukung pembangunan daerah.
Polda Kepri dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama yang solid dalam berbagai bidang, terutama dalam hal keamanan, ketertiban, serta perlindungan masyarakat. (*)
Reporter: Azis Maulana



