Selasa, 27 Januari 2026

Wakil Wali Kota Batam Minta Tidak Ada Pemadaman Bergilir Saat Ramadan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Dua teknisi bright PLN Batam saat melakukan perbaikan pada salah satu mesin pembangkit milik PLN Batam. Foto: PLN Batam untuk Batam Pos

batampos – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menanggapi keluhan masyarakat terkait pemadaman yang dilakukan Bright PLN Batam saat ini.

Akibat pemadaman banyak kerugian yang ditimbulkan, termasuk keluhan dari masyarakat ini.

Ia mengatakan sudah berkoordinasi dengan pihak Bright PLN untuk mengantisipasi, dan segera mengambil langkah antisipasi.

Hal ini untuk menyelesaikan persoalan pemadaman bergilir yang merugikan konsumen.

Menurut Amsakar, penurunan pelayanan dari Bright PLN diakibatkan karena adanya gangguan mesin dan lainnya, sehingga kapasitan untuk menyuplai listrik kepada masyarakat tidak berjalan maksimal.

“Makanya ada pemadam bergilir untuk menyesuaikan kemampuan ke masyarakat. Saya sudah minta agar mereka mengambil langkah menyelesaikan hal ini,” kata dia.

Amsakar juga meminta kepada Bright PLN untuk tidak melakukan pemadaman selama bulan puasa. Hal ini agar tidak mengganggu kualitas umat beribadah.

Seperti diketahui dalam waktu kurang dari satu Minggu ke depan, umat muslim akan memasuki bulan Ramadan.

“Akan banyak aktivitas mulai dari urusan rumah tangga, ibadah, dan lainnya. Saya minta betul, tolong suplai listrik selama bulan puasa tidak ada pemadaman bergilir seperti saat ini,” bebernya.

Dengan diaktifkannya PLTG di Baloi yang memiliki kapasitas 30 Megawati diharapkan suplai listrik ke masyarakat tidak terganggu, dan masyarakat bisa tenang tanpa khawatir ada informasi pemadaman.

Khusus untuk bulan suci Ramadan, diperkirakan saat malam kebutuhan listrik diperkirakan akan mengalami peningkatan. Karena adanya aktivitas tarawih bersama.

Amsakar berharap, PLN bisa meningkatkan pelayanan, dengan memenuhi permintaan masyarakat agar tidak ada lagi pemadaman bergilir.

Upaya yang dilakukan Bright PLN saat ini adalah tengah berupaya mendatangkan onderdil untuk menanggulangi kerusakan pada mesin yang bermasalah saat ini.

“Yah, intinya kita ingin pelayanan ditingkatkan, dan ibadah selama bulan puasa tidak ada kendala, termasuk soal listrik ini. Jangan sampai masyarakat terganggu. Karena setiap bulan mereka tetap memenuhi kewajiban mereka, harusnya pelayan lebih baik lagi,” harapnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Update