Selasa, 27 Januari 2026

Wali Kota Batam-Dubes Singapura Bertemu, Bahas Tentang Pariwisata

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, bersama Sekda Kota Batam saat bertemu dengan Dubes Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Naya. Foto: Diskkominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, bertemu Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Naya, di ruang kerjanya, Kamis (31/3/2022).

Pertemuan tersebut menjadi langkah Batam untuk menyambut kebijakan terbaru Singapura yang sudah membuka pintu mulai besok, 1 April 2022.

“Ini momen baik untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi Batam pascapandemi Covid-19,” katanya.

Saat ini lanjutnya, Indonesia sesuai Surat Edaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 telah menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo terkait kebijakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Satgas telah menerbitkan Surat Edaran (SE) No. 15 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri dalam Masa Pandemi Covid-19, yang berlaku sejak 23 Maret 2022.

“Dalam SE terbaru ini dapat mengizinkan PPLN (WNI/WNA) memasuki Indonesia tanpa karantina,” katanya.

Namun, tetap mewajibkan pemeriksaan ulang RT-PCR saat kedatangan di pintu masuk (entry point). Bagi yang mendapat hasil negatif, bisa melanjutkan perjalanan.

“Bagi PPLN yang telah divaksin dosis kedua atau ketiga seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan, dan mendapatkan hasil negatif RT-PCR, maka diperkenankan melanjutkan perjalanan,” Rudi menerangkan isi SE tersebut.

Ia melanjutkan, SE terbaru ini, merupakan penggabungan SE No. 12 tentang Pelaku Perjalanan Luar Negeri dan SE No. 13 tentang Pelaku Perjalanan Luar Negeri Khusus Pintu Masuk Bali, Batam, dan Bintan.

Untuk itu, dengan rencana Singapura membuka pintu lebar akan menjadikan kedua wilayah ini, Batam-Singapura akan menggeliat lagi.

“Ini momen kebangkitan pariwisata dan ekonomi Batam-Singapura pascapandemi Covid-19,” ujarnya.

Besok, Jumat (1/4/2022), Singapura akan membuka pintu untuk Batam dan Bintan melalui pelabuhan Tanah Merah.

Saat ini Singapura dalam masa transisi dari pandemi menuju endemi. Bahkan, syarat masuk ke Singapura dari Batam atau Bintan, mulai dimudah dan tidak ada pembatasan kuota.

Salah satu syaratnya, bagi warga dari Kepri yang sudah vaksinasi dosis kedua, lalu sebelum berangkat harus menjalani tes antigen atau PCR, maka sesampai di Singa-pura, tidak akan menjalani tes PCR atau antigen lagi.

Dalam pertemuan Rudi dan Anil itu, turut mendamping yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin, dan Asisten 1 Setdako Batam, Yusfa Hendri, dan sejumlah pejabat di lingungkan Pemko Batam serta Konjen Singapura, Mark Low.(*)

Reporter: Messa Haris

Update