Kamis, 15 Januari 2026

Wali Kota Batam Minta Camat-Lurah Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

Pemko Batam Gerakkan Tim Tanggap Bencana

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Walikota Batam Amsakar Achmad saat memberikan sambutan sekaligus membuka Musrenbang RPJMD kota Batam dikantor Pemko Batam, Senin (5/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meminta para camat dan lurah di wilayahnya untuk memberikan perhatian serius terhadap cuaca ekstrem yang melanda beberapa hari terakhir.

Instruksi ini disampaikan menyusul sejumlah bencana yang terjadi di beberapa kecamatan, termasuk puting beliung dan insiden kecelakaan lalu lintas berat. Ia menyoroti kejadian di Kecamatan Sekupang yang dilanda angin kencang serta kecelakaan tabrakan lori yang terjadi baru-baru ini.

“Saya sudah minta camat dan lurah, tolong memberikan atensi terhadap cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari belakangan,” katanya, Senin (5/5).

Amsakar berharap, tidak ada lagi korban jiwa dari bencana-bencana tersebut. “Mudah-mudahan tidak sampai memakan korban, lah. Bisa lebih awal kita mengantisipasi,” tambahnya.

Baca Juga: Bulan Mei Jadi Puncak Musim Hujan di Kepri, Waspadai Petir dan Cuaca Ekstrem

Menurutnya, hampir seluruh wilayah di Batam memiliki potensi kerawanan bencana. Namun, ada beberapa daerah yang tergolong lebih rentan, seperti Bengkong dan Sekupang yang memiliki kontur tanah curam, serta Batuaji dan Sagulung yang kerap dilanda banjir.

Ia menambahkan, wilayah Nongsa juga menjadi perhatian khusus karena kerap mengalami genangan saat hujan deras. Pemerintah Kota (Pemko) Batam pun telah melakukan pengecekan terhadap sistem drainase di sejumlah titik, dan ditemukan bahwa beberapa saluran di ujung jalur air perlu dinormalisasi.

“Kalau pun ada kejadian, dari awal sudah terdeteksi sehingga jangan sampai memberikan korban,” ujar Amsakar.

Baca Juga: Kejari Batam Dalami Dugaan Korupsi Rp4 Miliar di Pegadaian Syariah, Calon Tersangka Sudah Dikantongi

Sebagai bagian dari upaya mitigasi, Pemko Batam telah melakukan inventarisasi terhadap titik-titik rawan bencana. Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Dinas Sosial (Dinsos).

“Sejauh ini tim itu sudah bergerak. Setiap kali ada cuaca ekstrem itu sudah masuk WA ke saya,” kqta dia.

Amsakar pun memastikan bahwa seluruh tim penanganan bencana di Batam telah terkoneksi dan siap merespons secara cepat bila terjadi situasi darurat. (*)

 

Reporter: Arjuna

Update